kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.158   71,00   0,39%
  • IDX 5.921   -3,20   -0,05%
  • KOMPAS100 772   0,78   0,10%
  • LQ45 590   0,28   0,05%
  • ISSI 203   -0,46   -0,23%
  • IDX30 333   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 413   -0,10   -0,03%
  • IDX80 88   0,12   0,14%
  • IDXV30 112   0,14   0,12%
  • IDXQ30 107   -0,25   -0,23%

Iron Dome Israel Tak Terkendali dan Menyerang Warga Tel Aviv, Ini Penjelasan IDF


Minggu, 03 Desember 2023 / 09:30 WIB
ILUSTRASI. Sistem anti-rudal Iron Dome Israel mencegat roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza, seperti yang terlihat dari Ashkelon di Israel selatan 9 Oktober 2023. REUTERS/Amir Cohen


Sumber: Times of Israel | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Media sosial pada hari ini diramaikan oleh video aktivitas iron dome atau rudal pelindung serangan udara di kota Tel Aviv Israel. Narasi yang menyertai video tersebut adalah sistem persenjataan iron dome sedang rusak dan tidak terkendali sehingga memuntahkan roket yang menimpa warga Tel Aviv.

Tentara pendudukan Israel pun merespon video viral ini.

Mengutip pemberitaan TimesofIsrael, Minggu (3/12) Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pihaknya sedang menyelidiki kasus ini, setelah melihat rekaman yang menunjukkan rudal pencegat Iron Dome gagal dan jatuh di Israel tengah.

“Kemungkinan bahwa sebuah pencegat rudal jatuh di negara tersebut karena kerusakan teknis sedang diperiksa,” kata IDF dalam menanggapi pertanyaan mengenai masalah tersebut.

“Insiden ini sedang diselidiki,” tambahnya.

Belum ada laporan korban luka akibat kejadian tersebut.

Rudal Tamir ditembakkan saat baterai Iron Dome merespons serangan roket dari Jalur Gaza ke Tel Aviv dan sekitarnya sekitar pukul 10 malam.

Rudal Tamir kadang-kadang gagal, meski dalam banyak kasus tidak menimbulkan kerusakan berarti.

Kegagalan sistem rudal ini tidak hanya terjadi saat ini. Tercatat awal November lalu iron drome juga sempat kacau dan tidak terkendali sehingga menembakkan rudal tanpa kendali.




TERBARU

[X]
×