kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Israel Siaga Tinggi, Antisipasi Intervensi Amerika Serikat di Iran


Minggu, 11 Januari 2026 / 15:18 WIB
Israel Siaga Tinggi, Antisipasi Intervensi Amerika Serikat di Iran
ILUSTRASI. ISRAEL-NETANYAHU/ (REUTERS/Ronen Zvulun)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Israel meningkatkan status kewaspadaan menyusul kemungkinan intervensi Amerika Serikat (AS) di Iran, di tengah gelombang protes anti-pemerintah terbesar yang melanda negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Mengutip sumber-sumber Israel yang mengetahui situasi tersebut, kewaspadaan tinggi ini terkait dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang berulang kali mengancam akan melakukan intervensi dan memperingatkan pemerintah Iran agar tidak menggunakan kekerasan terhadap para demonstran.

Baca Juga: Mau Tahu Rahasia X? Mulai Pekan Depan, Musk Bakal Bongkar Algoritma X ke Publik

Pada Sabtu lalu, Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat “siap membantu” Iran. Pernyataan tersebut memicu perhatian serius dari otoritas keamanan Israel.

Tiga sumber Israel yang hadir dalam konsultasi keamanan akhir pekan lalu mengatakan, Israel bersiap menghadapi berbagai kemungkinan, meski tidak merinci secara detail bentuk kesiagaan tersebut.

Sebelumnya, Israel dan Iran terlibat konflik bersenjata selama 12 hari pada Juni lalu, di mana Amerika Serikat turut mendukung Israel melalui serangan udara.

Dalam percakapan telepon pada Sabtu (10/1/2026), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio membahas kemungkinan intervensi AS di Iran.

Seorang pejabat AS mengonfirmasi adanya pembicaraan tersebut, namun tidak mengungkapkan rincian topik yang dibahas.

Meski demikian, Israel belum menunjukkan sinyal akan melakukan intervensi langsung ke Iran di tengah gelombang demonstrasi yang sedang berlangsung.

Ketegangan antara kedua negara tetap tinggi, terutama terkait kekhawatiran Israel terhadap program nuklir dan rudal balistik Iran.

Baca Juga: Sekitar US$ 63 Miliar Obligasi Korporasi AS Bisa Jadi Obligasi Sampah

Dalam wawancara dengan majalah The Economist yang dipublikasikan Jumat lalu, Netanyahu memperingatkan akan adanya konsekuensi serius bagi Iran jika negara itu menyerang Israel.

Terkait situasi internal Iran, Netanyahu mengatakan dunia perlu mencermati perkembangan yang terjadi di dalam negeri Iran.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×