kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Jawab tudingan, China: Kami tidak pernah tutup-tutupi wabah virus corona


Sabtu, 18 April 2020 / 00:40 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China menyatakan, tidak pernah atau memerintahkan menutup-nutupi wabah virus corona baru di negaranya seperti tudingan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan, kalau pun ada revisi jumlah kasus di Kota Wuhan, itu adalah hasil dari verifikasi statistik untuk memastikan keakuratan.

"Revisi adalah praktik umum internasional," kata Zhao dalam konferensi pers, Jumat (17/4), seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Baca Juga: Angka kematian akibat corona di Wuhan melonjak 50% jadi 3.869, ada apa?

Angka kematian di Wuhan, China Tengah, akibat virus corona melonjak 50% pada Jumat (17/4) menjadi 3.869 orang. Tapi, bukan karena kematian baru, melainkan revisi angka.

Kota tempat virus corona pertama kali muncul akhir tahun lalu ini menambahkan 1.290 kematian akibat Covid-19 dari sebelumnya sebanyak 2.579 orang meninggal per Kamis (16/4) lalu.

Seiring tambahan angka kematian di Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei, China pun merevisi jumlah orang meninggal akibat virus corona secara nasional pada Jumat (17/4) menjadi 4.632 orang.

Baca Juga: Di tengah keraguan global, China revisi naik angka kematian corona sebesar 39%

Revisi tersebut mengikuti spekulasi yang beredar luas, bahwa jumlah kematian akibat virus corona di Wuhan secara signifikan lebih tinggi dari yang pemerintah setempat laporkan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×