kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.890   -10,00   -0,06%
  • IDX 7.924   -11,32   -0,14%
  • KOMPAS100 1.116   -1,22   -0,11%
  • LQ45 813   -2,22   -0,27%
  • ISSI 278   0,36   0,13%
  • IDX30 426   -0,54   -0,13%
  • IDXHIDIV20 514   -1,01   -0,20%
  • IDX80 125   0,03   0,02%
  • IDXV30 138   -0,40   -0,29%
  • IDXQ30 139   -0,20   -0,14%

Joe Biden dan Xi Jinping akan mengadakan pertemuan virtual pada Senin malam


Sabtu, 13 November 2021 / 07:23 WIB
Joe Biden dan Xi Jinping akan mengadakan pertemuan virtual pada Senin malam
ILUSTRASI. Presiden China Xi Jinping berjabat tangan dengan Wakil Presiden AS Joe Biden di dalam Aula Besar Rakyat di Beijing 4 Desember 2013. Joe Biden dan Xi Jinping akan mengadakan pertemuan virtual pada Senin malam.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan mengadakan pertemuan virtual dengan Presiden China Xi Jinping pada Senin malam. Gedung Putih berharap pembicaraan dua pemimpin negara dengan ekonomi terbesar dunia ini akan menciptakan stabilitas di tengah meningkatnya ketegangan.

Melansir Reuters, Sabtu (13/11), pertemuan virtual ini diharapkan menjadi pertemuan paling ekstensif para pemimpin di bawah pemerintahan Biden dan merupakan kelanjutan panggilan telepon antara keduanya pada 9 September 2021.

Washington dan Beijing telah berdebat tentang masalah-masalah mulai dari asal mula pandemi COVID-19 hingga perluasan persenjataan nuklir China. Para pejabat AS percaya keterlibatan langsung dengan Xi adalah cara terbaik untuk mencegah hubungan yang meningkat ke arah konflik. 

Baca Juga: AS dan sekutu akan ambil tindakan jika China serang Taiwan

"Kedua pemimpin akan membahas cara untuk mengelola kompetisi secara bertanggung jawab ... serta cara bekerja sama di mana kepentingan kita selaras," kata sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki dalam sebuah pernyataan. 

"Presiden Biden akan memperjelas niat dan prioritas AS dan menjadi jelas dan jujur ​​tentang keprihatinan kami," tambahnya.

Beijing juga ingin menghindari konfrontasi karena Xi menghadapi tahun yang penting di depan dengan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin China dan Kongres Partai Komunis utama di mana ia berupaya mengamankan masa jabatan ketiga yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Seorang pejabat senior AS mengatakan Biden akan menjelaskan bahwa dia menyambut persaingan ketat dengan China, tetapi tidak menginginkan konflik, dan mengecilkan kemungkinan daftar panjang hasil yang sering dikaitkan dengan pertemuan tingkat atas.

Baca Juga: Hubungan dengan AS panas, China khawatir terulang perang dingin gara-gara Taiwan




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×