kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Jual senjata AS terbaru ke Taiwan, China jatuhkan sanksi ke Lockheed Martin


Selasa, 14 Juli 2020 / 16:42 WIB
ILUSTRASI. Jet tempur F-35B Korps Marinir AS buatan Lockheed Martin setelah mendarat di Royal International Air Tattoo di Fairford, Inggris, pada 8 Juli 2016. REUTERS / Peter Nicholls


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

AS sudah lama memiliki embargo senjata di Tiongkok.

Pemerintah Taiwan menyambut baik peningkatan rudal tersebut. Ini memperkuat pertahanannya untuk apa yang mereka lihat sebagai gerakan yang semakin mengancam oleh Beijing, seperti latihan reguler Angkatan Udara dan Angkatan Laut di dekat Taiwan.

Menteri Pertahanan Taiwan Yen Teh-fa, yang mengunjungi pasukan selama latihan militer tahunan di Han Kuang, mengatakan, mereka harus kuat dalam menghadapi "segala macam ancaman dan provokasi" dari China.

Baca Juga: Menlu China meminta AS menghentikan pendekatan berbahaya dan lebih rasional

"Ini memberitahu rakyat kita dan Komunis bahwa kita memiliki kepercayaan diri dan kemampuan untuk melindungi rakyat dan tanah air kita, dan membela keamanan negara," kata Yen seperti dilansir Kementerian Pertahanan Taiwan.

Sementara militer Taiwan terlatih dengan baik dan dilengkapi dengan sebagian besar perangkat keras buatan AS, China memiliki keunggulan jumlah yang besar dan menambahkan peralatan canggih sendiri, seperti pesawat tempur siluman dan rudal balistik baru.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×