kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Jumlah Cadangan Bank AS Menyusut ke Level Terendah Sejak Oktober 2020


Jumat, 03 Januari 2025 / 23:40 WIB
ILUSTRASI. A screen displays the U.S. Federal Reserve interest rates announcement as traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., July 31, 2019. REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Likuiditas perbankan di Amerika Serikat (AS) makin ketat. Ini karena cadangan dana di sistem perbankan AS anjlok di bawah US$ 3 triliun, level terendah sejak Oktober 2020. 

Penurunan ini sejalan dengan keputusan The Federal Reserve (The Fed) yang akan melanjutkan pengurangan neraca alias quantitative tightening

Data The Fed yang dirilis pada Kamis (2/1) malam waktu AS memaparkan, cadangan bank turun sekitar US$ 326 miliar di pekan hingga 1 Januari 2025 jadi US$ 2,89 triliun. Ini merupakan penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari dua setengah tahun. 

Penurunan ini karena bank mengurangi transaksi repurchase agreement (repo) untuk memenuhi syarat dari regulasi. Beberapa analis yang dikutip Bloomberg memperkirakan cadangan minimum yang aman bagi bank adalah US$ 3 triliun hingga US$ 3,25 triliun, termasuk buffer. Menurut analis, penurunan di bawah level ini dapat memicu masalah likuiditas. 
 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×