kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Jumlah Cadangan Bank AS Menyusut ke Level Terendah Sejak Oktober 2020


Jumat, 03 Januari 2025 / 23:40 WIB
ILUSTRASI. A screen displays the U.S. Federal Reserve interest rates announcement as traders work on the floor of the New York Stock Exchange (NYSE) in New York, U.S., July 31, 2019. REUTERS/Brendan McDermid


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Likuiditas perbankan di Amerika Serikat (AS) makin ketat. Ini karena cadangan dana di sistem perbankan AS anjlok di bawah US$ 3 triliun, level terendah sejak Oktober 2020. 

Penurunan ini sejalan dengan keputusan The Federal Reserve (The Fed) yang akan melanjutkan pengurangan neraca alias quantitative tightening

Data The Fed yang dirilis pada Kamis (2/1) malam waktu AS memaparkan, cadangan bank turun sekitar US$ 326 miliar di pekan hingga 1 Januari 2025 jadi US$ 2,89 triliun. Ini merupakan penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari dua setengah tahun. 

Penurunan ini karena bank mengurangi transaksi repurchase agreement (repo) untuk memenuhi syarat dari regulasi. Beberapa analis yang dikutip Bloomberg memperkirakan cadangan minimum yang aman bagi bank adalah US$ 3 triliun hingga US$ 3,25 triliun, termasuk buffer. Menurut analis, penurunan di bawah level ini dapat memicu masalah likuiditas. 
 




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×