kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kanada dan Arab Saudi Sepakat Pulihkan Hubungan Diplomatik Setelah Berpisah pada 2018


Kamis, 25 Mei 2023 / 11:22 WIB
Kanada dan Arab Saudi Sepakat Pulihkan Hubungan Diplomatik Setelah Berpisah pada 2018
ILUSTRASI. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Senin (14/11/2022) untuk menghadiri KTT G20.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - OTTAWA. Kanada dan Arab Saudi sepakat untuk memulihkan hubungan diplomatik mereka yang hancur sejak 2018. Kedua negara kini sedang bersiap untuk membuka kedutaan.

Langkah besar ini diambil setelah Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman melakukan diskusi di sela-sela KTT Forum Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Bangkok pada November tahun lalu.

"Keputusan tersebut berasal dari keinginan kedua belah pihak untuk memulihkan hubungan diplomatik antara kedua negara atas dasar saling menghormati dan kepentingan bersama," tulis pernyataan bersama kedua negara yang dirilis hari Rabu (24/5), dikutip Reuters.

Baca Juga: Hubungan Diplomasi China & Kanada Memanas, Ini Penyebabnya

Normalisasi terjadi ketika pangeran Saudi sedang berusaha untuk menegaskan kembali citra negaranya sebagai kekuatan regional lewat sumber energi yang mereka punya.

Kanada kabarnya akan menunjuk Jean-Philippe Linteau sebagai duta besarnya yang baru di Riyadh. Sementara pihak Arab Saudi belum memberikan sinyal apa pun terkait penunjukan duta besar.

Berpisah Pada Tahun 2018

Masalah muncul pada tahun 2018 sebelum kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi oleh agen pemerintah Saudi di konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Kanada dan semua negara Barat mengutuk aksi tersebut.

Merespons peristiwa itu, kedutaan Kanada di Riyadh menulis pesan di Twitter yang berisi desakan agar para aktivis hak-hak perempuan yang ditahan Arab Saudi segera dibebaskan.

Baca Juga: Korut hingga Arab Saudi Masuk Daftar Negara dengan Tingkat Perbudakan Modern Terbesar

Pernyataan itu direspons Arab Saudi dengan menarik duta besarnya di Kanada dan melarang utusan itu kembali. Saudi bahkan sampai memberlakukan larangan perdagangan baru dengan Kanada.

Meskipun begitu, sebenarnya hubungan perdagangan negara masih cukup baik dalam beberapa tahun setelah itu.

Arab Saudi adalah pasar ekspor terbesar untuk Kanada di kawasan itu pada tahun 2021, dengan total transaksi mencapai US$ 1,65 miliar. Impor Kanada dari Arab Saudi juga terbilang besar, mencapai US$ 2,4 miliar.

Hampir semua impor Kanada adalah minyak dan petrokimia. Lebih dari 80% ekspor ke Arab Saudi adalah alat transportasi.




TERBARU

[X]
×