kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kapal perang AS masuk ke perairan China, militer Tiongkok beri peringatan keras


Rabu, 29 April 2020 / 08:24 WIB
Kapal perang AS masuk ke perairan China, militer Tiongkok beri peringatan keras
ILUSTRASI. Ilustrasi kapal induk AS. REUTERS/Kham TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

China mengklaim hampir semua wilayah Laut China Selatan, perairan di mana Vietnam, Brunei, Malaysia, Filipina, dan Indonesia juga memiliki klaim yang sama.

Ketegangan di wilayah itu memburuk pada bulan lalu akibat perang kata-kata antara Beijing dan Washington terkait pandemi virus corona.

Baca Juga: Pakar militer China: Terserang corona, kemampuan AS untuk berperang sangat menurun

Dalam perang kata-kata itu, Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengkritik Beijing karena gagal berbagi informasi tentang pandemi. Sementara Beijing menuduh Washington menolak upaya China untuk membantu upaya mengendalikan penularan. Alih-alih bergabung untuk mengatasi pandemi, kedua belah pihak telah meningkatkan kehadiran militer mereka di Selat Taiwan, serta laut China Selatan dan Timur.

Baca Juga: Virus corona menyebar luas di kapal induk Prancis, 700 angkatan laut terinfeksi

Pada 22 April, USS Barry yang bermarkas di Yokosuka melakukan transit di Selat Taiwan sebelum menuju ke Laut China Selatan. Sehari kemudian, kapal induk PLA, Liaoning, memimpin pasukan penyerang melalui selat.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×