kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Kasus bertambah, China khawatir kemunculan kembali infeksi lokal


Selasa, 21 April 2020 / 15:05 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita yang mengenakan masker membersihkan pintu masuk sebuah toko di Beijing, menyusul merebaknya penyakit virus corona baru (COVID-19), di Tiongkok, 17 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Untuk itu, Komisi Kesehatan Nasional China menyerukan rezim pengujian yang lebih kuat dan ketat untuk memastikan virus corona tidak luput dari deteksi, baik terhadap pelancong yang datang dari luar negeri atau dari bagian lain negara itu.

"Semua pemerintah daerah harus meningkatkan kemampuan pengujian mereka, termasuk yang ada di perbatasan, dan melaporkan informasi epidemi secara tepat waktu," kata Direktur Komisi Kesehatan Nasional China Ma Xiaowei, Senin (20/4), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Corona di Arab Saudi, jumlah kasus infeksi tembus 10.000

Kasus pertama

Sementara Provinsi Shaanxi yang terletak di Barat Laut China pada Selasa (21/4) melaporkan kasus pertama dalam hampir tiga minggu terakhir, yang semuanya melibatkan pelancong dari luar negeri.

Ada 21 infeksi baru yang Pemerintah Shaanxi laporkan dari luar negeri serta tujuh kasus tanpa gejala klinis. Semuanya adalah warga China penumpang dalam penerbangan komersial dari Moskow menuju Beijing, Ibu Kota Tiongkok.

Karena larangan penerbangan internasional mendarat di Beijing, maka pesawat Air China landing pada Senin (20/4) di Xian, Ibu Kota Shaanxi, tempat virus terdeteksi oleh staf medis yang melakukan tes di bandara dan kasus dikonfirmasi pada Selasa (21/4).




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×