kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45793,95   -1,37   -0.17%
  • EMAS942.000 0,43%
  • RD.SAHAM 0.14%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.04%

Kasus corona di Rusia tembus 300.000, tapi catat kenaikan harian terendah


Rabu, 20 Mei 2020 / 16:10 WIB
Kasus corona di Rusia tembus 300.000, tapi catat kenaikan harian terendah
ILUSTRASI. Apartemen yang dihiasi dengan mural yang didedikasikan untuk tim medis yang terlibat dalam perang melawan virus corona baru (COVID-19), di Odintsovo, di luar Moskow, Rusia 14 Mei 2020.

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MOSCOW. Rusia mengonfirmasi 8.764 infeksi virus corona baru pada Rabu (20/5), kenaikan harian terendah sejak 1 Mei.

Melansir The Moscow Times, dengan tambahan kasus baru, total infeksi virus corona di Rusia menembus angka 300.000, persisnya menjadi 308.705 kasus.

Sebelumnya, Kepala Pengawas Kesehatan Masyarakat Rusia Anna Popova mengatakan, pertumbuhan kasus virus corona di negeri beruang merah mulai stabil.

Baca Juga: Uji coba awal sukses, Thailand ingin jadi yang pertama punya vaksin corona

Rusia adalah negara dengan jumlah kasus virus corona tertinggi kedua di dunia, di belakang Amerika Serikat (AS).

Sementara kematian akibat virus corona di Rusia bertambah 135 orang dalam 24 jam terakhir, menjadikan total korban meninggak menjadi 2.972 orang.

Rusia mulai mengurangi penguncian di seluruh negeri pekan lalu dan mengumumkan liga sepak bola nasional akan bergulir kembali pada akhir Juni nanti.

Baca Juga: Siswa terinfeksi corona di Korsel, kegiatan kembali belajar di sekolah berantakan

Para kritikus meragukan tingkat kematian resmi Rusia yang rendah, menuduh pihak berwenang tidak melaporkan semua kematian untuk mengecilkan skala krisis.

Pejabat kesehatan Rusia mengatakan, salah satu alasan mengapa jumlah itu lebih rendah adalah hanya kematian yang secara langsung akibat virus corona yang masuk hitungan.

Wakil Perdana Menteri Tatiana Golikova membantah Rusia memanipulasi angka kematian. Ia bilang, rumahsakit memiliki kepentingan keuangan dalam mengidentifikasi infeksi karena mereka mendapat anggaran untuk merawat pasien Covid-19.



TERBARU

[X]
×