kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kasus virus corona global melejit jadi 25 juta, India toreh rekor kasus harian


Senin, 31 Agustus 2020 / 06:30 WIB
ILUSTRASI. Warga mengenakan masker di Mumbai, India. REUTERS/Hemanshi Kamani


Sumber: South China Morning Post,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Kementerian dalam negeri federal telah memutuskan untuk mengizinkan jaringan kereta bawah tanah dibuka kembali dengan beberapa pembatasan di New Delhi, ibu kota India yang berpenduduk sekitar 20 juta orang.

Kereta bawah tanah akan mulai beroperasi pada 7 September untuk pertama kalinya sejak Maret, ketika India memberlakukan penguncian paling ketat di dunia untuk menahan penyebaran virus corona baru.

Baca Juga: Dampak Virus Corona: tak hanya serang paru-paru, tapi juga organ lainnya

Sementara, bioskop, kolam renang, taman hiburan, dan tempat-tempat serupa lainnya akan tetap ditutup.

Lockdown telah menyebabkan hilangnya lapangan pekerjaan dalam skala besar dan kemerosotan ekonomi di India.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×