Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Persetujuan ini menunjukkan Beijing kemungkinan memprioritaskan perusahaan internet besar, yang tengah menggelontorkan miliaran dolar untuk membangun pusat data guna mengembangkan layanan AI dan bersaing dengan pemain global seperti OpenAI.
Meski perusahaan lokal seperti Huawei telah mengembangkan chip AI yang mampu menyaingi Nvidia H20, chip tercanggih yang sebelumnya boleh dijual ke China, kemampuannya masih tertinggal jauh dari H200. Chip H200 disebut memiliki kinerja sekitar enam kali lebih tinggi dibanding H20.
Baca Juga: The Fed Tahan Suku Bunga, Powell: Inflasi Masih Tinggi tapi Terkendali
Ke depan, masih belum jelas berapa banyak perusahaan lain yang akan memperoleh persetujuan, serta kriteria apa yang digunakan pemerintah China dalam menentukan penerima izin.













