kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.110   -6,63   -0,11%
  • KOMPAS100 798   3,25   0,41%
  • LQ45 601   1,43   0,24%
  • ISSI 213   -0,33   -0,15%
  • IDX30 340   0,78   0,23%
  • IDXHIDIV20 415   -0,34   -0,08%
  • IDX80 90   0,24   0,27%
  • IDXV30 112   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 108   0,10   0,10%

Kelas Menengah Pantang Melakukan 10 Hal Ini, Sabda Warren Buffett


Minggu, 02 Februari 2025 / 03:34 WIB
ILUSTRASI. Warren Buffett menyarankan kepada kelas menengah yang ingin membangun kayaaannya agar tidak melakukan sepuluh praktik ini. REUTERS/Rick Wilking


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Warren Buffett, salah satu investor paling sukses di dunia, telah mengumpulkan kekayaan melalui pemahamannya yang tajam tentang pasar dan pendekatan investasi yang disiplin. 

Kebijaksanaannya telah membimbing banyak investor menuju kesuksesan finansial. 

Melansir New Trader U, Buffett menyarankan kepada kelas menengah yang ingin membangun kayaaannya agar tidak melakukan sepuluh praktik berikut:

1. Jangan Pernah Kehilangan Uang

“Aturan No. 1: Jangan pernah kehilangan uang. Aturan No. 2: Jangan pernah melupakan aturan No. 1.” – Warren Buffett

Prinsip dasar ini menggarisbawahi penekanan Buffett pada pelestarian modal. Meskipun tampaknya mustahil untuk tidak pernah kehilangan uang saat berinvestasi, maksud Buffett adalah memprioritaskan perlindungan modal Anda di atas segalanya.

Untuk menerapkan aturan ini, lakukan penelitian menyeluruh sebelum berinvestasi, pahami risiko yang terlibat, dan hindari investasi spekulatif atau berisiko tinggi yang dapat menyebabkan kerugian yang signifikan. 

Baca Juga: Dari Posisi Nol, Ini 6 Metode Warren Buffett dalam Mengumpulkan Harta Kekayaan

2. Jangan Pernah Berinvestasi di Bisnis yang Tidak Anda Pahami

"Risiko datang dari ketidaktahuan Anda tentang apa yang Anda lakukan.” – Warren Buffett

Buffett sangat menyarankan untuk tidak berinvestasi di perusahaan atau industri yang tidak Anda pahami sepenuhnya. Prinsip ini, yang sering disebut dengan tetap berada dalam “lingkaran kompetensi” Anda, sangat penting untuk membuat keputusan investasi yang tepat. 

Ketika Anda memahami suatu bisnis, Anda dapat menilai potensi risiko dan manfaatnya dengan lebih baik.

Untuk memperluas lingkaran kompetensi Anda, luangkan waktu untuk mempelajari berbagai industri dan model bisnis. Baca laporan tahunan, publikasi industri, dan berita keuangan. 

Baca Juga: 6 Cara Warren Buffett dalam Ajarkan Anak Soal Duit, Pas Buat Orang Tua




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×