kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Kian memanas, AS bisa jatuhkan sanksi atas pemaksaan Tiongkok di Laut China Selatan


Selasa, 14 Juli 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Cina mengklaim 90% dari Laut China Selatan yang berpotensi kaya energi. Tetapi, Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga mengklaim bagian-bagiannya di perairan yang menjadi jalur perdagangan senilai US$ 3 triliun per tahun. 

Beijing telah membangun pangkalan-pangkalan di atas atol di Laut China Selatan, tetapi mengatakan niatnya damai.

Sebelumnya pada Selasa (14/7), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengutuk penolakan AS atas klaim China.

Baca Juga: Memanas, Jepang sebut China terus berupaya ubah status quo di Laut China Selatan

"Ini dengan sengaja menimbulkan kontroversi mengenai klaim kedaulatan maritim, menghancurkan perdamaian dan stabilitas regional, dan merupakan tindakan yang tidak bertanggungjawab," katanya seperti dilansir Reuters.

Hubungan AS-China semakin lama semakin tegang atas berbagai masalah, termasuk penanganan Tiongkok terhadap virus corona baru dan cengkeramannya yang semakin ketat di Hong Kong.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×