kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Kian memanas, AS bisa jatuhkan sanksi atas pemaksaan Tiongkok di Laut China Selatan


Selasa, 14 Juli 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Cina mengklaim 90% dari Laut China Selatan yang berpotensi kaya energi. Tetapi, Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga mengklaim bagian-bagiannya di perairan yang menjadi jalur perdagangan senilai US$ 3 triliun per tahun. 

Beijing telah membangun pangkalan-pangkalan di atas atol di Laut China Selatan, tetapi mengatakan niatnya damai.

Sebelumnya pada Selasa (14/7), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengutuk penolakan AS atas klaim China.

Baca Juga: Memanas, Jepang sebut China terus berupaya ubah status quo di Laut China Selatan

"Ini dengan sengaja menimbulkan kontroversi mengenai klaim kedaulatan maritim, menghancurkan perdamaian dan stabilitas regional, dan merupakan tindakan yang tidak bertanggungjawab," katanya seperti dilansir Reuters.

Hubungan AS-China semakin lama semakin tegang atas berbagai masalah, termasuk penanganan Tiongkok terhadap virus corona baru dan cengkeramannya yang semakin ketat di Hong Kong.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×