kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kian panas, Korea Utara ancam batalkan perjanjian damai di perbatasan dengan Korsel


Rabu, 17 Juni 2020 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Seorang tentara Korea Utara terlihat di samping pos jaga di dalam wilayah Korea Utara dalam gambar ini diambil di dekat zona demiliterisasi yang memisahkan kedua Korea di Paju, Korea Selatan 16 Juni 2020. REUTERS/Kim Hong-Ji


Sumber: AFP | Editor: Tendi Mahadi

Di bawah perjanjian itu, kedua negara menghentikan latihan penembakan langsung, menghilangkan beberapa ranjau darat dan menghancurkan pos-pos penjagaan di dalam perbatasan paling bersenjata di dunia. 

Beberapa pengamat mengatakan langkah-langkah ini lebih merugikan keamanan Korea Selatan karena senjata nuklir Korea Utara tetap utuh.

Baca Juga: Korea Utara vs Korea Selatan: Korea Utara akan kirim pasukan ke zona demiliterisasi

Beberapa analis memperkirakan Korea Utara akan melakukan provokasi untuk merebut konsesi karena ekonominya kemungkinan memburuk di bawah sanksi yang dipimpin AS dan pandemi coronavirus. 

Korea Utara mungkin juga frustrasi karena sanksi itu mencegah Seoul dari melepaskan diri dari Washington untuk melanjutkan proyek ekonomi bersama dengan Pyongyang.

Kantor Berita Korea Utara melaporkan langkah-langkah garis keras ini diambil untuk membalas kegagalan Korea Selatan untuk mencegah aktivis dari melebarkan selebaran propaganda melintasi perbatasan.

Baca Juga: Pamer kemarahan, Korut merilis foto ledakan dahsyat kantor penghubung dengan Korsel




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×