kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.157   13,00   0,08%
  • IDX 7.624   -52,36   -0,68%
  • KOMPAS100 1.056   -6,56   -0,62%
  • LQ45 760   -4,37   -0,57%
  • ISSI 277   0,16   0,06%
  • IDX30 404   -2,51   -0,62%
  • IDXHIDIV20 489   -2,28   -0,46%
  • IDX80 118   -0,60   -0,51%
  • IDXV30 138   1,46   1,07%
  • IDXQ30 129   -0,80   -0,62%

Klaim asuransi akibat bencana di Jepang bisa mencapai ¥ 2,8 triliun


Senin, 14 Maret 2011 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Banjir Jakarta. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

NEW YORK. AIR Worldwide memprediksi, perusahaan asuransi dan reasuransi global yang punya exposure ke Jepang bisa menghadapi lonjakan klaim. Nilai ganti rugi tersebut diperkirakan mencapai ¥ 2,8 triliun atau setara dengan US$ 34 miliar. Klaim melonjak terkait dengan gempa bumi yang menggempur sebagian wilayah Jepang.

Tapi, klaim tersebut belum termasuk kerusakan yang diakibatkan oleh tsunami. Jayanta Guin dari AIR Worldwide mengatakan, pihaknya bertugas menghitung potensi kerugian yang melanda Miyagi, Fukushima, Ibaraki dan Iwate.


"Kami memperkirakan bahwa ada sekitar US$ 24 miliar harta benda rusak dari empat prefektur tersebut," kata Guin dalam sebuah wawancara telepon. AIR worldwide akan menganalisis dampak tsunami secara terpisah dari gempa.

"Profitabilitas perusahaan asuransi jangka pendek dan panjang kemungkinan akan di bawah tekanan, kemungkinan akan mencetak rekor baru," kata Cathy Seifert, seorang analis S & P. Analis lebih khawatir terhadap kondisi permodalan perusahaan asuransi tersebut.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×