kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Klaim asuransi akibat bencana di Jepang bisa mencapai ¥ 2,8 triliun


Senin, 14 Maret 2011 / 15:14 WIB
ILUSTRASI. Banjir Jakarta. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.


Reporter: Dyah Megasari,

NEW YORK. AIR Worldwide memprediksi, perusahaan asuransi dan reasuransi global yang punya exposure ke Jepang bisa menghadapi lonjakan klaim. Nilai ganti rugi tersebut diperkirakan mencapai ¥ 2,8 triliun atau setara dengan US$ 34 miliar. Klaim melonjak terkait dengan gempa bumi yang menggempur sebagian wilayah Jepang.

Tapi, klaim tersebut belum termasuk kerusakan yang diakibatkan oleh tsunami. Jayanta Guin dari AIR Worldwide mengatakan, pihaknya bertugas menghitung potensi kerugian yang melanda Miyagi, Fukushima, Ibaraki dan Iwate.


"Kami memperkirakan bahwa ada sekitar US$ 24 miliar harta benda rusak dari empat prefektur tersebut," kata Guin dalam sebuah wawancara telepon. AIR worldwide akan menganalisis dampak tsunami secara terpisah dari gempa.

"Profitabilitas perusahaan asuransi jangka pendek dan panjang kemungkinan akan di bawah tekanan, kemungkinan akan mencetak rekor baru," kata Cathy Seifert, seorang analis S & P. Analis lebih khawatir terhadap kondisi permodalan perusahaan asuransi tersebut.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×