kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45863,16   -14,36   -1.64%
  • EMAS920.000 -0,86%
  • RD.SAHAM -1.01%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Korban meninggal akibat corona di India sudah menembus angka 250.000 jiwa


Rabu, 12 Mei 2021 / 14:18 WIB
Korban meninggal akibat corona di India sudah menembus angka 250.000 jiwa
ILUSTRASI. Seorang perempuan menangis saat proses kremasi suaminya, yang meninggal dunia akibat penyakit virus korona (COVID-19), di sebuah krematorium di New Delhi, India, Rabu (5/5/2021). REUTERS/Adnan Abidi

Sumber: AFP | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Tsunami Covid-19 di India masih mengkhawatirkan. Lonjakan kasus corona, mendorong jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di negara tersebut mencetak rekor baru.

Data pemerintah India mencatat, korban tewas akibat Covid-19 di negara tersebut telah melampaui angka 250.000 pada Rabu (12/5) di tengah pandemi yang berkecamuk di seluruh negara berpenduduk 1,3 miliar jiwa tersebut.

Menurut Kementerian Kesehatan India, ada 4.205 orang meninggal dalam 24 jam terakhir alias kembali menjadi rekor baru. Jumlah korban ini menjadikan total kematian akibat Covid-19 di India menjadi 254.197 kasus kematian.

Baca Juga: WHO: Varian virus corona dari India sudah ada di 44 negara

Jumlah kasus baru juga meningkat hampir 350.000 kasus menjadi 23,3 juta, yang merupakan jumlah kasus tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Sementara pandemi mereda di kota-kota besar, virus corona tampaknya tidak terkendali di pedalaman pedesaan India yang luas, yang merupakan tempat bagi dua pertiga penduduknya tinggal.

Banyak ahli percaya bahwa jumlah resmi orang yang meninggal di India, yang memiliki salah satu sistem perawatan kesehatan yang didanai paling miskin di dunia, masih terlalu rendah.

"Kematian jauh lebih tinggi daripada yang diungkapkan data resmi kami," kata Anant Bhan, seorang peneliti kebijakan kesehatan dan bioetika independen, kepada AFP.

Selanjutnya: Ada 6 kasus baru, Taiwan meningkatkan status kewaspadaan penyebaran Covid-19

 




TERBARU

[X]
×