kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.140   53,00   0,29%
  • IDX 5.947   22,48   0,38%
  • KOMPAS100 772   0,90   0,12%
  • LQ45 590   0,28   0,05%
  • ISSI 205   1,54   0,75%
  • IDX30 333   -0,12   -0,04%
  • IDXHIDIV20 413   -0,69   -0,17%
  • IDX80 88   0,16   0,18%
  • IDXV30 112   0,08   0,07%
  • IDXQ30 107   -0,28   -0,26%

Korea Utara Kritik Pemerintahan Trump karena AS Meningkatkan Provokasi


Selasa, 04 Maret 2025 / 05:50 WIB
ILUSTRASI. Kim Yo Jong, saudara perempuan Kim Jong Un mengkritik pemerintahan Presiden AS Donald Trump karena meningkatkan provokasi. REUTERS/Jorge Silva/Pool/File Photo


Sumber: KCNA,Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Kim Yo Jong, saudara perempuan Kim Jong Un mengkritik pemerintahan Presiden AS Donald Trump karena meningkatkan provokasi. Kim Yo Jong mengatakan bahwa hal itu membenarkan Korea Utara untuk meningkatkan pencegahan nuklirnya.

Media pemerintah KCNA, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (4/3) mengungkapkan, Kim mengkritik kunjungan kapal induk AS USS Carl Vinson ke Korea Selatan pada hari Minggu, dan mengatakan tindakan tersebut merupakan bagian dari kebijakan konfrontasi terhadap Korea Utara.

"Begitu pemerintahan barunya muncul tahun ini, AS telah meningkatkan provokasi politik dan militer terhadap DPRK, melanjutkan kebijakan permusuhan pemerintahan sebelumnya," kata Kim.

Baca Juga: Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Perintahkan Kesiapan Rudal Nuklir

DPRK adalah singkatan dari nama resmi Korea Utara, Republik Rakyat Demokratik Korea.

"Kebijakan permusuhan terhadap DPRK yang dilakukan AS saat ini memberikan pembenaran yang cukup bagi DPRK untuk terus memperkuat ... pencegah perang nuklirnya," imbuh Kim.

Angkatan Laut Korea Selatan mengatakan pada hari Minggu bahwa kapal induk AS tiba di kota pelabuhan selatan Busan di Korea Selatan sebagai unjuk kekuatan terhadap Korea Utara.




TERBARU

[X]
×