Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
Dalam pembicaraan tersebut, Erdogan diperkirakan akan mendorong pencabutan sanksi AS terhadap Turki serta membuka kembali akses Ankara ke program pesawat tempur F-35.
Turki juga ingin mempercepat kerja sama dengan Prancis dan Italia, termasuk pengadaan sistem pertahanan rudal SAMP/T.
KTT NATO di Ankara akan dihadiri para pemimpin dari 32 negara anggota, termasuk Donald Trump.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, serta Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam bersama para pemimpin NATO.
Baca Juga: Ancaman Tarif Trump ke Eropa Batal, Ada Apa di Balik Greenland?
Di sela-sela KTT, para menteri luar negeri NATO juga akan bertemu dengan mitra dari Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab, serta menggelar diskusi bersama Menteri Luar Negeri Ukraina dan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas.
Sementara itu, para menteri pertahanan NATO akan mengadakan pertemuan dengan mitra dari Australia, Jepang, Selandia Baru, dan Korea Selatan guna memperkuat kerja sama keamanan di kawasan Indo-Pasifik.














