kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45760,32   20,32   2.75%
  • EMAS1.006.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 1.46%
  • RD.CAMPURAN 0.61%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Lepas sebagian saham Alibaba, Jack Ma diperkirakan kantongi US$ 8,2 miliar


Senin, 13 Juli 2020 / 14:07 WIB
Lepas sebagian saham Alibaba, Jack Ma diperkirakan kantongi US$ 8,2 miliar
ILUSTRASI. Jack Ma, founder Alibaba Group

Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Co-founder Alibaba Group Holding Ltd Jack Ma diketahui telah menjual sebagian sahamnya di perusahaan e-commerce. Alhasil, kini kepemilikan saham Jack Ma di Alibaba tinggal 4,8% saja, padahal tahun lalu, Jack Ma masih mengapit 6,2%. 

Ha tersebut diketahui setelah Alibaba merilis laporan tahunan pada Jumat (10/7). Mengutip Reuters, perusahaan tidak mengungkapkan harga rata-rata dari penjualan saham milik Jack Ma tersebut. 

Baca Juga: Para miliarder ini sekarang lebih kaya dari Warren Buffett

Namun, jika menggunakan harga rata-rata saat ini, Jack Ma diperkirakan mendapatkan dana segar capai US$ 9,6 miliar. Terlebih, harga saham Alibaba sudah melonjak sekitar 40% sejak Ma dilaporkan memiliki 6,2% di perusahaan tersebut, setahun yang lalu. 

Kinerja mentereng saham Alibaba dibantu oleh proyeksi para analis yang menilai pertumbuhan pendapatan Alibaba di tahun ini akan lebih tinggi karena kebiasaan baru masyarakat yang melakukan belanja secara online. 

Selain Jack Ma, Executive Vice Chairman Alibaba Joseph Tsai juga mengurangi kepemilikan sahamnya di perusahaan selama periode yang sama. Sebelumnya, Tsai mengapit 2,2%, dan kini turun menjadi 1,6%.

Dengan penjualan sahamnya tersebut, Tsai diperkirakan mendapatkan US$ 3,3 miliar. 

Keduanya diperkirakan menjual sebagian sahamnya karena sudah tidak terlibat dalam operasional Alibaba. Sebelumnya, perusahaan juga sudah mengumumkan Daniel Zhang sebagai penerus Ma untuk menjadi Chairman Alibaba. 

Baca Juga: Penting bagi pengusaha, ini kriteria karyawan yang akan direkrut Warren Buffett

Zhang pun resmi menjabat sebagai chairman pada September 2019 lalu. Sedangkan Ma lebih banyak fokus ke filantropi. 

Sepanjang tahun ini, Ma dan Tsai telah menyumbangkan jutaan unit alat pelindung diri (APD) melalui sejumlah badan amal ke rumah sakit di seluruh dunia guna membantu memerangi penyebaran virus corona. 



TERBARU

[X]
×