kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.872   26,00   0,15%
  • IDX 8.931   -5,42   -0,06%
  • KOMPAS100 1.232   2,91   0,24%
  • LQ45 870   1,94   0,22%
  • ISSI 325   0,88   0,27%
  • IDX30 442   2,14   0,49%
  • IDXHIDIV20 522   4,56   0,88%
  • IDX80 137   0,40   0,29%
  • IDXV30 145   0,98   0,68%
  • IDXQ30 142   1,27   0,91%

Line izinkan teknisinya akses informasi milik pengguna, Jepang lakukan penyelidikan


Rabu, 17 Maret 2021 / 14:26 WIB
Line izinkan teknisinya akses informasi milik pengguna, Jepang lakukan penyelidikan
ILUSTRASI. Logo aplikasi pesan instan Line.


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pada bulan Juni tahun lalu, Jepang mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi untuk menentukan ke negara mana saja data boleh ditransfer. China jadi salah satunya, dan kini mungkin akan dikaji kembali. 

Laporan ini muncul setelah Line bulan ini menjadi bagian dari Z Holdings, sebelumnya Yahoo! Japan. Kerjasama ini melahirkan jagoan internet domestik baru senilai US$ 30 miliar.

Dikutip dari Reuters, Z Holdings dikendalikan oleh SoftBank Corp melalui perusahaan induk A Holdings, yang dimiliki bersama oleh SoftBank Corp dan Naver Corp Korea Selatan, mantan operator Line.

Kyodo mencatat, aplikasi Line kini telah digunakan oleh lebih dari 86 juta dari 126 juta orang di Jepang. Aplikasi ini juga sangat populer di Taiwan, Thailand, juga Indonesia.

Selanjutnya: Terkendala rantai pasok, Honda hentikan sementara produksi di AS dan Kanada




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×