kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Line izinkan teknisinya akses informasi milik pengguna, Jepang lakukan penyelidikan


Rabu, 17 Maret 2021 / 14:26 WIB
Line izinkan teknisinya akses informasi milik pengguna, Jepang lakukan penyelidikan
ILUSTRASI. Logo aplikasi pesan instan Line.


Sumber: Kyodo | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pada bulan Juni tahun lalu, Jepang mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi untuk menentukan ke negara mana saja data boleh ditransfer. China jadi salah satunya, dan kini mungkin akan dikaji kembali. 

Laporan ini muncul setelah Line bulan ini menjadi bagian dari Z Holdings, sebelumnya Yahoo! Japan. Kerjasama ini melahirkan jagoan internet domestik baru senilai US$ 30 miliar.

Dikutip dari Reuters, Z Holdings dikendalikan oleh SoftBank Corp melalui perusahaan induk A Holdings, yang dimiliki bersama oleh SoftBank Corp dan Naver Corp Korea Selatan, mantan operator Line.

Kyodo mencatat, aplikasi Line kini telah digunakan oleh lebih dari 86 juta dari 126 juta orang di Jepang. Aplikasi ini juga sangat populer di Taiwan, Thailand, juga Indonesia.

Selanjutnya: Terkendala rantai pasok, Honda hentikan sementara produksi di AS dan Kanada




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×