kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.888   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Malaysia hentikan ekspor CPO ke Iran


Rabu, 08 Februari 2012 / 11:31 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi. Jeruk bali menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan.


Reporter: Asnil Bambani Amri, Reuters | Editor: Asnil Amri

KUALALUMPUR. Ekspor crude palm oil (CPO) dari Malaysia ke Iran telah terhenti sejak akhir tahun 2011 lalu, ketika sanksi keuangan dari Amerika Serikat efektif berlaku. Sumber Reuters menyebutkan, ekspor CPO Malaysia ke Iran yang terhenti itu mencapai jumlah 30.000 ton.

Menurut sumber itu, penghentian ekspor CPO oleh eksportir Malaysia itu terjadi karena pembeli CPO dari Iran tidak bisa melakukan pembayaran CPO dengan letter of credit yang selama ini memakai perantara dari Uni Emirat Arab (UEA).

"Sebagian besar perusahaan yang menjual CPO ke Iran telah berhenti ekspor sejak akhir tahun lalu," kata salah seorang pedagang yang mengetahui masalah ini kepada Reuters, Rabu (8/2).

Berhentinya ekspor itu karena eksportir tidak mau ambil resko untuk mengirim kargo CPO ke Iran tanpa ada pembayaran letter of credit. “Eksportir tidak mau ambil resiko mengirim CPO ke Iran dalam kondisi politik yang memanas," kata pedagang CPO yang menolak menyebut nama.

Asal tahu saja, Iran memakai CPO dari Malaysia untuk pembuatan minyak goreng, mentega juga untuk bahan makanan lainnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×