kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.551   51,00   0,29%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Manchester United akhirnya bisa IPO di Singapura


Jumat, 16 September 2011 / 10:43 WIB
ILUSTRASI. Epidemiolog mengatakan gelombang pertama Covid di Indonesia belum selesai. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.


Reporter: Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can


SINGAPURA. Klub sepakbola ternama asal Inggris, Manchester United akhirnya bisa menjual saham perdana di Singapura. Dua sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan, otoritas bursa Singapura telah menyetujui permohonan Manchester United untuk menawarkan saham perdana (initial public offering /IPO) di Negeri Merlion tersebut.

Manchester United kabarnya menawarkan saham perdana ini sekitar US$ 1 miliar. Sebanyak dua pertiga dari total saham yang ditawarkan merupakan saham preferen (preferred shares) Sisanya merupakan saham biasa.

Konon, penawaran dua jenis saham ini merupakan upaya pemilik Manchester United untuk mempertahankan kontrolnya setelah IPO. Sayang, juru bicara Manchester United dan bursa Singapura belum mengklarifikasi kabar tersebut.

Sejak awal, bursa Singapura memang terpikat dengan rencana IPO klub berjuluk Setan Merah ini. Sebulan yang lalu, seorang bankir mengatakan, otoritas bursa Singapura bahkan berusaha mempercepat persetujuan permohonan IPO Manchester United tersebut.

Untuk proses IPO ini, Manchester United telah menunjuk JPMorgan Chase & Co., Morgan Stanley dan Credit Suisse Group AG sebagai penjamin emisi utama. Selain itu, klub sepakbola ini juga menunjuk BOC International Ltd.m CLSA Asia Pasific Markets, CIMB Group Holding Bhd. dan DBS Group Holdings Ltd sebagai penjamin emisi tambahan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×