kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.748   25,00   0,14%
  • IDX 6.470   -32,14   -0,49%
  • KOMPAS100 841   -7,11   -0,84%
  • LQ45 637   -5,00   -0,78%
  • ISSI 227   -1,01   -0,44%
  • IDX30 356   -2,19   -0,61%
  • IDXHIDIV20 434   -2,50   -0,57%
  • IDX80 96   -0,76   -0,79%
  • IDXV30 120   -1,01   -0,84%
  • IDXQ30 113   -0,64   -0,56%

Mantan Paus Benediktus membungkam debat selibat dalam Gereja Katolik


Senin, 13 Januari 2020 / 12:55 WIB
Paus Benediktus XVI menghadiri konsistori di Vatikan 11 Februari 2013, dalam gambar ini disediakan oleh Osservatore Romano.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Hal ini juga menggarisbawahi polarisasi di Gereja yang memiliki umat 1,3 miliar tersebut.

Usulan itu menyerukan agar para pria yang sudah menikah yang sudah menjadi diakon di Gereja, memiliki hubungan keluarga yang stabil dan terbukti sebagai pemimpin di komunitas mereka dapat ditahbiskan sebagai imam setelah pembinaan yang memadai.

Baca Juga: Paus Fransiskus sebut pendaratan di Bulan menginspirasi kemajuan untuk kemanusiaan

Hal ini menjadi solusi untuk kekurangan imam di dalam gereja Katolik dewasa ini. Hal ini juga didukung oleh banyak uskup Amerika Selatan. Mereka berargumen bahwa hal ini akan memungkinkan umat Katolik di daerah-daerah terpencil menghadiri Misa dan menerima sakramen Ekaristi secara lebih teratur.

Sementara itu, Sarah mengatakan membuat pengecualian terhadap aturan selibat akan menjadi "kebohongan" yang akan menjadi preseden berbahaya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×