kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Masalah Venezuela, Kuba dan Rusia bikin Donald Trump frustasi


Kamis, 10 Oktober 2019 / 06:03 WIB
ILUSTRASI. U.S. President Donald Trump . REUTERS/Kevin Lamarque TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada awal Agustus, pemerintahan Trump membekukan aset pemerintah Venezuela di AS dan mengancam menjatuhkan "sanksi sekunder" pada perusahaan mana pun yang melakukan bisnis dengannya. Ini merupakan peningkatan tekanan pada Maduro. Langkah ini secara luas dilihat sebagai langkah awal untuk menjatuhkan sanksi pada Rosneft, yang dalam beberapa bulan terakhir telah mengambil sekitar setengah dari ekspor minyak mentah Venezuela.

Abrams mengatakan pemerintah AS sekarang berniat untuk memulai "menandakan nama-nama" di bawah perintah Trump pada Agustus lalu. Sanksi baru terhadap individu akan dirilis dalam tiga bulan ke depan.

Baca Juga: Heboh Trump pecat penasihat keamanan nasional, begini reaksi politisi dan pejabat AS

Namun para pejabat AS menyadari pentingnya kehati-hatian dalam menargetkan perusahaan sebesar Rosneft dalam hubungannya dengan  Venezuela.

"Kami tidak memiliki kemewahan untuk berlaku serampangan," kata pejabat senior pemerintahan AS kepada Reuters sembari menekankan bahwa mereka tidak secara khusus merujuk pada Rosneft.

Pada saat yang sama, pemerintahan Trump mengakui, ketegangan atas hubungan AS-Rusia akan semakin meningkat. Sebelumnya, hubungan kedua negara sempat menegang saat kedua negara menghadapi perselisihan geopolitik mengenai masalah-masalah seperti Suriah, Ukraina dan kontrol senjata.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×