kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.910   75,00   0,42%
  • IDX 6.347   -28,25   -0,44%
  • KOMPAS100 826   -6,52   -0,78%
  • LQ45 628   -4,94   -0,78%
  • ISSI 220   -0,64   -0,29%
  • IDX30 348   -2,75   -0,78%
  • IDXHIDIV20 432   -2,68   -0,62%
  • IDX80 94   -0,72   -0,76%
  • IDXV30 118   -0,47   -0,39%
  • IDXQ30 111   -0,94   -0,84%

Masih misteri, Trump: Banyak hal aneh terjadi seputar isu asal muasal virus corona


Sabtu, 18 April 2020 / 12:06 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump. REUTERS/Leah Millis


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada hari Jumat, Trump juga mengatakan bahwa seharusnya jumlah korban meninggal lebih banyak orang di China daripada di Amerika Serikat. Amerika sendiri saat ini merupakan pusat pandemi global dan telah melaporkan jumlah kematian terbesar di dunia yang terkait dengan virus.

Baca Juga: Di tengah keraguan global, China revisi naik angka kematian corona sebesar 39%

“Kami tidak memiliki kematian terbanyak di dunia. Yang paling banyak di dunia pastilah China. Itu adalah negara besar. Negara itu telah melalui masalah yang luar biasa dengan ini, masalah yang luar biasa - seharusnya jumlah korban meninggal yang mereka alami paling besar," kata Trump kepada wartawan.

Baca Juga: Jawab tudingan, China: Kami tidak pernah tutup-tutupi wabah virus corona

Informasi saja, China melaporkan bahwa ada sekitar 4.632 orang telah meninggal karena virus corona baru di negaranya. Sementara, angka kematian virus corona AS mencapai 35.400 pada hari Jumat, menurut penghitungan Reuters.

Baca Juga: Angka kematian akibat corona di Wuhan melonjak 50% jadi 3.869, ada apa?

Washington dan Beijing secara terbuka terus berdebat tentang isu virus berulang kali. Trump awalnya memuji tanggapan China terhadap wabah itu, akan tetapi ia dan para pembantunya juga menyebutnya sebagai "virus China."




TERBARU

[X]
×