kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45766,21   1,60   0.21%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Mata uang Singapura diramal akan anjlok ke level terendah 2017, ini penjelasannya


Kamis, 20 Februari 2020 / 07:00 WIB
Mata uang Singapura diramal akan anjlok ke level terendah 2017, ini penjelasannya

Sumber: Reuters,Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Catatan saja, dollar Singapura telah anjlok 3,3% terhadap dollar AS tahun ini. Kondisi itu menjadikan mata uang Singapura memiliki kinerja terburuk di Asia setelah baht Thailand.

Sebelumnya, pada Senin (17/2/2020), Reuters memberitakan, Singapura telah memangkas pertumbuhan di tahun 2020 dan perkiraan ekspor karena pukulan ekonomi akibat wabah virus corona. Kondisi ini menandai kemungkinan resesi akan dialami Singapura tahun ini.

Baca Juga: Total jadi 84, Singapura laporkan tiga kasus baru corona virus

Menurut perkiraan perdana menteri Singapura, pertumbuhan PDB akan berada di kisaran -0,5% hingga 1,5%, dari prediksi sebelumnya 0,5% hingga 2,5%. Hal ini membuka kemungkinan bahwa pertumbuhan setahun penuh Singapura bisa negatif.

"Prospek ekonomi Singapura telah melemah sejak tinjauan terakhir. Wabah Covid-19 diperkirakan akan mempengaruhi ekonomi Singapura," kata Sekretaris Kementerian Perdagangan Singapura Gabriel Lim, merujuk pada nama teknis penyakit itu, seperti yang dikutip Reuters.

Baca Juga: WHO puji upaya Singapura menemukan setiap kasus virus corona

Lim mengatakan, sejumlah sektor yang akan mengalami dampak terbesar adalah sektor manufaktur, perdagangan, pariwisata dan transportasi, di samping layanan ritel dan makanan.

 



TERBARU

[X]
×