kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.686   100,00   0,57%
  • IDX 6.520   -203,30   -3,02%
  • KOMPAS100 865   -28,74   -3,22%
  • LQ45 643   -15,28   -2,32%
  • ISSI 236   -7,08   -2,91%
  • IDX30 364   -7,06   -1,90%
  • IDXHIDIV20 450   -5,39   -1,18%
  • IDX80 99   -2,94   -2,89%
  • IDXV30 127   -2,29   -1,77%
  • IDXQ30 117   -1,68   -1,41%

Mengapa Varian Omicron Sulit Menginfeksi Sel Paru-Paru? Studi Ini Temukan Jawabannya


Selasa, 04 Januari 2022 / 14:29 WIB
ILUSTRASI. Sebuah studi menemukan jawaban, mengapa varian Omicron sulit menginfeksi sel paru-paru.


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

Varian Omicron menyimpan mutasi yang membuatnya lebih mudah menular. Sebuah tim peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Hong Kong menemukan, Omicron bereplikasi 70 kali lebih cepat dari Delta di saluran udara manusia. 

Studi, yang belum ditinjau oleh rekan sejawat, itu menunjukkan, jika dibandingkan dengan Delta dan virus corona asli, varian Omicron jauh lebih cepat masuk ke bronkus atau tabung yang mengalir melalui saluran udara bagian atas dan paru-paru.

Tetapi, jauh lebih lambat dalam infiltrasi jaringan paru-paru. 

Menurut para peneliti, varian Omicron bereplikasi kurang efisien, lebih dari 10 kali lebih rendah, di dalam jaringan paru-paru manusia dibanding virus SARS-CoV-2 asli, yang mungkin menunjukkan tingkat keparahan penyakit yang lebih rendah.

Namun, penulis utama Dr Michael Chan telah mendesak kehati-hatian atas temuan tersebut. “Penting untuk dicatat, tingkat keparahan penyakit pada manusia tidak hanya ditentukan oleh replikasi virus tetapi juga oleh respons imun inang terhadap infeksi tersebut,” katanya, seperti dikutip Al Jazeera.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×