kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Mengapa Varian Omicron Sulit Menginfeksi Sel Paru-Paru? Studi Ini Temukan Jawabannya


Selasa, 04 Januari 2022 / 14:29 WIB
Mengapa Varian Omicron Sulit Menginfeksi Sel Paru-Paru? Studi Ini Temukan Jawabannya
ILUSTRASI. Sebuah studi menemukan jawaban, mengapa varian Omicron sulit menginfeksi sel paru-paru.


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

Varian Omicron menyimpan mutasi yang membuatnya lebih mudah menular. Sebuah tim peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Hong Kong menemukan, Omicron bereplikasi 70 kali lebih cepat dari Delta di saluran udara manusia. 

Studi, yang belum ditinjau oleh rekan sejawat, itu menunjukkan, jika dibandingkan dengan Delta dan virus corona asli, varian Omicron jauh lebih cepat masuk ke bronkus atau tabung yang mengalir melalui saluran udara bagian atas dan paru-paru.

Tetapi, jauh lebih lambat dalam infiltrasi jaringan paru-paru. 

Menurut para peneliti, varian Omicron bereplikasi kurang efisien, lebih dari 10 kali lebih rendah, di dalam jaringan paru-paru manusia dibanding virus SARS-CoV-2 asli, yang mungkin menunjukkan tingkat keparahan penyakit yang lebih rendah.

Namun, penulis utama Dr Michael Chan telah mendesak kehati-hatian atas temuan tersebut. “Penting untuk dicatat, tingkat keparahan penyakit pada manusia tidak hanya ditentukan oleh replikasi virus tetapi juga oleh respons imun inang terhadap infeksi tersebut,” katanya, seperti dikutip Al Jazeera.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×