kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.720   -221,51   -3,73%
  • KOMPAS100 756   -29,48   -3,75%
  • LQ45 571   -17,70   -3,01%
  • ISSI 198   -7,78   -3,78%
  • IDX30 324   -9,35   -2,80%
  • IDXHIDIV20 403   -9,02   -2,19%
  • IDX80 86   -3,07   -3,46%
  • IDXV30 110   -3,65   -3,22%
  • IDXQ30 105   -2,66   -2,47%

Mengenal Sudah Selatan, negara termiskin di dunia yang baru berusia 9 tahun


Senin, 07 September 2020 / 09:49 WIB
ILUSTRASI. Seorang pria mengibarkan bendera nasional Sudan Selatan saat menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan di ibu kota Juba, 9 Juli 2011. Puluhan ribu orang Sudan Selatan menari dan bersorak saat negara baru mereka secara resmi mendeklarasikan kemerdekaannya, pemi


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

Mayoritas penduduknya beragama Kristen (60,5%), diikuti Katolik (39,7%), Protestan (20,7%, kepercayaan tradisional (32,9%), Islam (6,2%), dan sisanya merupakan aliran kepercayaan lain.

Konflik baru yang meletus pada tahun 2013 menyebabkan sebanyak 400.000 orang tewas dan hampir 4 juta orang kehilangan tempat tinggalnya, bahkan sampai harus mengungsi ke negara tetangga.

Sudan Selatan bisa saja menjadi negara yang kaya berkat ekspor minyak yang menjadi tulang punggung ekonominya. Sayang, jatuhnya harga komoditas dan kenaikan anggaran pertahanan negara membuat Sudah Selatan jatuh ke dalam kemiskinan.

Di luar sektor minyak, mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani tradisional yang seringkali mengalami kekerasan sehingga menghalangi mereka dalam menanam dan memanen hasil pertanian. Kondisi ini semakin mendukung Sudan Selatan menjadi negara termiskin di dunia.

Selanjutnya: Jadi andalan AS, USS Gerald R. Ford merupakan kapal induk terbesar di dunia




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×