kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Menyusul The Fed, otoritas Hong Kong memangkas suku bunga sebesar 50 basis points


Rabu, 04 Maret 2020 / 06:51 WIB
ILUSTRASI. Hong Kong Monetary Authority memangkas suku bunga overnight sebesar 50 basis points menjadi 1,5% pada Rabu (4/3).


Sumber: Reuters | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Pemangkasan suku bunga oleh bank-bank sentral makin ramai. Terbaru, Hong Kong Monetary Authority (HKMA) memangkas suku bunga overnight sebesar 50 basis points menjadi 1,5% pada Rabu (4/3).

Langkah otoritas moneter Hong Kong ini sejalan dengan Federal Reserve yang menurunkan suku bunga acuan sebesar 50 basis points menjadi 1%-1,25% pada Selasa (3/3) malam. Pasalnya, mata uang dolar Hong Kong dipatok ketat antara 7,75-7,85 per dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Wall Street anjlok setelah The Fed memangkas bunga, kenapa?

Selasa siang, Reserve Bank of Australia juga memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis points menjadi 0,50%. Ini adalah rekor suku bunga terendah Australia.

Negeri Kanguru segera mengambil langkah ini karena kekhawatiran tekanan ekonomi. China merupakan mitra dagang utama Australia sehingga penurunan aktivitas manufaktur di China akan sangat memengaruhi aktivitas ekonomi Australia.

Baca Juga: Bank sentral Australia menggunting suku bunga acuan untuk menahan dampak corona

Bank-bank sentral menurunkan suku bunga acuan untuk mendorong aktivitas yang turun akibat penyebaran virus corona. Penyebaran virus corona ini telah menurunkan indeks manufaktur China ke level terendah. Indeks manufaktur dan jasa bahkan mencatat kontraksi di bulan Februari.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×