Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemegang saham Warner Bros. Discovery dijadwalkan memberikan suara terkait rencana merger dengan Paramount Skydance senilai US$110 miliar pada 23 April mendatang, menurut laporan The Wall Street Journal, Kamis (26/3).
Persetujuan dari investor akan menjadi langkah penting untuk melanjutkan proses penggabungan dua raksasa industri media tersebut. Namun demikian, kesepakatan ini masih harus melalui pengawasan ketat dari otoritas persaingan usaha di Amerika Serikat dan Eropa.
Regulator akan menilai apakah entitas gabungan berpotensi menaikkan harga bagi konsumen atau justru mengurangi tingkat persaingan di industri hiburan global.
Baca Juga: The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga hingga September 2026, Inflasi Jadi Risiko Utama
Insentif untuk Percepat Transaksi
Dalam upaya mempercepat proses merger, pihak Paramount disebut menawarkan insentif kepada pemegang saham Warner Bros. Discovery. Jika kesepakatan belum rampung hingga Oktober, Paramount berjanji akan membayar “ticking fee” sebesar US$0,25 per saham per kuartal.
Langkah ini mencerminkan komitmen Paramount untuk segera menuntaskan transaksi besar tersebut di tengah ketidakpastian proses regulasi.













