kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45764,61   -6,06   -0.79%
  • EMAS887.000 -1,88%
  • RD.SAHAM 0.90%
  • RD.CAMPURAN 0.65%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.47%

Meski ada kesepakatan fase satu, defisit yang dialami AS masih besar ketimbang China


Senin, 16 Desember 2019 / 16:36 WIB
Meski ada kesepakatan fase satu, defisit yang dialami AS masih besar ketimbang China
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Kevin Lamarque

Sumber: CNBC,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer mengatakan kepada Reuters bahwa dalam kesepakatan perdagangan "fase satu" AS-Tiongkok, nilai ekspor AS ke China akan naik hampir dua kali lipat selama dua tahun ke depan. Lightizer menegaskan, kesepakatan ini sudah  "sepenuhnya selesai" meskipun perlu terjemahan dan revisi pada teksnya.

Lighthizer, yang berbicara pada program "Face the Nation" CBS, mengatakan akan ada beberapa pengeditan rutin atas naskah kesepakatan. "Namun ini semua sudah benar-benar dilakukan, benar-benar sudah selesai," jelasnya. 

Baca Juga: Kencang, laju pertumbuhan industri China bulan lalu yang tercepat

Kesepakatan fase satu akan memangkas beberapa tarif AS untuk barang-barang China dengan imbalan peningkatan pembelian produk pertanian, manufaktur dan energi AS oleh China selama dua tahun ke depan senilai US$ 200 miliar.

Melansir Reuters, dalam perjanjian tersebut China juga berjanji untuk lebih melindungi kekayaan intelektual AS, dan tidak mengekang pemindahan  teknologi Amerika ke perusahaan-perusahaan China, membuka pasar jasa keuangannya kepada perusahaan AS, serta  menghindari manipulasi mata uangnya.

Melihat angka perdagangan AS-China terbaru, orang bertanya-tanya bagaimana perjanjian yang diumumkan minggu lalu dapat menghasilkan keseimbangan dalam akun perdagangan bilateral kedua negara.

Baca Juga: Amerika-China Sepakati Gencatan Perang Dagang premium

CNBC mencatat, surplus China pada perdagangan barang AS dalam sepuluh bulan pertama tahun ini adalah US$ 294,5 miliar, dan mencapai 40% dari total kesenjangan perdagangan Amerika.

Selama periode yang sama, Beijing memangkas ekspor AS ke China sebesar 14,5% menjadi US$ 87,6 miliar. Sebaliknya, penjualan barang China ke AS empat kali lebih besar, yaitu US$ 382,1 miliar.

Terlepas dari itu, laporan menunjukkan bahwa Beijing berjanji untuk meningkatkan pembelian barang dan jasa AS sebesar US$ 200 miliar dalam dua tahun ke depan.

Baca Juga: Kesepakatan dagang bikin ekspor AS ke China melonjak hampir dua kali lipat

Jika hanya itu yang ditawarkan Beijing, tingkat ekspor China ke AS seharusnya dipangkas setengah dari tingkat tahunan mereka saat ini sebesar US$ 462,4 miliar sehingga defisit perdagangan AS dengan China dapat diperkecil.



TERBARU

[X]
×