kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Meski China berang, Selandia Baru tetap dukung Taiwan di WHO


Selasa, 12 Mei 2020 / 16:28 WIB
ILUSTRASI. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WELLINGTON. Menteri Luar Negeri Selandia Baru mengatakan, negaranya harus membela diri setelah China memperingatkan dukungannya atas partisipasi Taiwan di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bisa merusak hubungan bilateral.

Taiwan, dengan dukungan kuat Amerika Serikat (AS), telah meningkatkan lobi untuk diizinkan mengambil bagian sebagai pengamat dalam Majelis Kesehatan Dunia, badan pembuat keputusan WHO, pekan depan, sebuah langkah yang membuat marah Cina.

Taiwan dikeluarkan dari WHO karena keberatan China, yang memandang pulau itu sebagai salah satu provinsi mereka.

Baca Juga: Dukung Taiwan di WHO, China berang kepada Selandia Baru

Menteri senior Selandia Baru pekan lalu menyatakan, Taiwan harus diizinkan untuk bergabung dengan WHO sebagai pengamat seiring keberhasilannya dalam mengekang penyebaran virus corona baru.

Pernyataan tersebut menarik kemarahan China yang meminta negara Pasifik itu untuk "berhenti membuat pernyataan yang salah".

"Kita harus membela diri kita sendiri," kata Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters dalam konferensi pers ketika ditanya tentang tanggapan China terhadap posisi Selandia Baru atas Taiwan, Selasa (12/5).




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×