kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.058   50,00   0,28%
  • IDX 6.270   35,66   0,57%
  • KOMPAS100 822   4,26   0,52%
  • LQ45 627   3,11   0,50%
  • ISSI 217   0,85   0,40%
  • IDX30 352   2,10   0,60%
  • IDXHIDIV20 432   1,75   0,41%
  • IDX80 94   0,41   0,44%
  • IDXV30 119   0,32   0,27%
  • IDXQ30 112   0,43   0,39%

Meski ekonomi pulih, OPEC ogah genjot produksi minyak


Rabu, 15 September 2010 / 09:10 WIB


Reporter: Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can

VIENNA. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) tak berencana menambah kuota produksi kendati permintaan mulai membaik setelah resesi ekonomi. Kebijakan ini untuk menjaga harga minyak mentah.

Presiden OPEC Wilson Pastor mengatakan, OPEC tidak berencana mengubah kebijakan produksi dalam pertemuan di Vienna pada 14 Oktober mendatang. Dia memperkirakan harga minyak akan tetap stabil pada 2011 kendati tidak ada penambahan produksi.

Pekan lalu, OPEC melaporkan ada penurunan permintaan minyak. Organisasi yang menyuplai 40% minyak mentah dunia ini memperkirakan kebutuhan setiap hari berkurang menjadi 28,8 juta barel per hari. Angka ini turun sekitar 100.000 dari kebutuhan pada Agustus lalu.

Hingga saat ini, 12 negara anggota OPEC juga belum meminta adanya penambahan produksi. Sekretaris Jenderal OPEC Abdalla El Badri mengatakan, para anggotanya tetap menginginkan pembatasan produksi.

Ke-12 negara OPEC yakni, Algeria, Angola, Ekuador, Iran, Iraq, Kuwait, Libya, Nigeria, Qatar, Arab Saudi, Unit EmiratArab, dan Venezuela.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×