kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Meski ekonomi pulih, OPEC ogah genjot produksi minyak


Rabu, 15 September 2010 / 09:10 WIB
Meski ekonomi pulih, OPEC ogah genjot produksi minyak


Reporter: Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can

VIENNA. Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) tak berencana menambah kuota produksi kendati permintaan mulai membaik setelah resesi ekonomi. Kebijakan ini untuk menjaga harga minyak mentah.

Presiden OPEC Wilson Pastor mengatakan, OPEC tidak berencana mengubah kebijakan produksi dalam pertemuan di Vienna pada 14 Oktober mendatang. Dia memperkirakan harga minyak akan tetap stabil pada 2011 kendati tidak ada penambahan produksi.

Pekan lalu, OPEC melaporkan ada penurunan permintaan minyak. Organisasi yang menyuplai 40% minyak mentah dunia ini memperkirakan kebutuhan setiap hari berkurang menjadi 28,8 juta barel per hari. Angka ini turun sekitar 100.000 dari kebutuhan pada Agustus lalu.

Hingga saat ini, 12 negara anggota OPEC juga belum meminta adanya penambahan produksi. Sekretaris Jenderal OPEC Abdalla El Badri mengatakan, para anggotanya tetap menginginkan pembatasan produksi.

Ke-12 negara OPEC yakni, Algeria, Angola, Ekuador, Iran, Iraq, Kuwait, Libya, Nigeria, Qatar, Arab Saudi, Unit EmiratArab, dan Venezuela.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×