Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Layanan perangkat lunak produktivitas Microsoft 365 sempat mengalami gangguan pada Kamis (22/1/2026), dengan ribuan pengguna melaporkan masalah, berdasarkan data dari situs pelacak gangguan Downdetector.com.
Hingga pukul 16.54 waktu setempat (ET), tercatat hampir 8.200 laporan gangguan terkait Microsoft 365.
Baca Juga: Harga Minyak Turun 2% Kamis (22/1), Trump Redam Ancaman terhadap Greenland dan Iran
Jumlah ini menurun dari lebih dari 15.725 laporan yang tercatat sebelumnya, menurut Downdetector.
Downdetector memantau gangguan layanan dengan mengompilasi laporan status dari berbagai sumber, termasuk laporan kesalahan yang dikirimkan langsung oleh pengguna.
Jumlah pengguna yang terdampak sebenarnya bisa berbeda dari data yang ditampilkan, karena laporan tersebut bersifat sukarela.
Microsoft 365 menyatakan bahwa infrastruktur yang terdampak telah dipulihkan ke kondisi normal.
Namun, perusahaan masih perlu melakukan penyeimbangan beban (load balancing) tambahan untuk meminimalkan dampak lanjutan.
Baca Juga: Emas Tembus US$4.900 per Ons, Perak dan Platinum Lanjutkan Reli Rekor
“Kami mengalihkan lalu lintas ke infrastruktur alternatif untuk mempercepat pemulihan,” tulis Microsoft 365 melalui laman status resminya di platform X.
Microsoft juga menyebut tengah menyelidiki potensi masalah yang memengaruhi sejumlah layanan, setelah mengidentifikasi sebagian infrastruktur layanan di Amerika Utara yang tidak memproses lalu lintas data sebagaimana mestinya.













