kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Militer Inggris Terkejut, Sejumlah Peralatan Canggih Rusia Jarang Terlihat di Ukraina


Sabtu, 03 Januari 2026 / 11:37 WIB
Diperbarui Sabtu, 03 Januari 2026 / 11:41 WIB
Militer Inggris Terkejut, Sejumlah Peralatan Canggih Rusia Jarang Terlihat di Ukraina
ILUSTRASI. Angkatan Udara Rusia (Stringer/REUTERS). Militer Inggris mengaku terkejut karena belum melihat banyak peralatan perang paling canggih Rusia, termasuk tank T-14, digunakan di Ukraina.


Sumber: Business Insider | Editor: Noverius Laoli

Selain T-14, Rusia juga belum mengerahkan jet tempur generasi kelima Su-57. Jet ini dirancang untuk menghadapi pertahanan udara canggih, namun hingga kini penggunaan Su-57 terbatas di wilayah Rusia dan untuk meluncurkan rudal jarak jauh ke Ukraina. 

Kementerian Pertahanan Inggris menilai Rusia sengaja membatasi penggunaannya untuk menghindari kerusakan reputasi, mengamankan teknologi sensitif, dan menjaga prospek ekspor.

Spekulasi juga muncul mengenai kemampuan stealth dan tempur Su-57. Seorang mantan perwira Angkatan Udara Inggris menyatakan bahwa Rusia kemungkinan menyimpan jet ini untuk kemungkinan konflik dengan NATO.

Baca Juga: Rusia Gempur Ukraina dengan 597 Drone dan 26 Rudal, Zelenskiy Minta Bantuan Barat!

Maguire menegaskan, meski banyak peralatan canggih Rusia tidak digunakan, Inggris yakin mereka mampu menghadapi jika peralatan itu diterjunkan. 

Beberapa sistem baru Rusia yang muncul di medan perang, seperti kendaraan lapis baja BMPT “Terminator”, rudal Kinzhal, dan sistem pertahanan udara S-400, ternyata tidak tampil sesuai harapan.

Secara umum, kinerja militer Rusia dianggap mengecewakan dibanding ekspektasi Barat, termasuk kegagalannya menaklukkan Ukraina dengan cepat. 

Namun, NATO juga mencatat bahwa militer Rusia belajar dari konflik ini, sehingga tetap menjadi ancaman yang diawasi secara ketat.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×