kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Mimpi buruk Eropa: Kasus harian corona lampaui AS, jam malam diberlakukan


Kamis, 15 Oktober 2020 / 04:31 WIB
ILUSTRASI. Virus corona mengguncang Eropa. Prancis memberlakukan jam malam, sementara negara Eropa lainnya menutup sekolah. REUTERS/Benoit Tessier


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di Spanyol, pihak berwenang di Catalonia memerintahkan bar dan restoran tutup selama 15 hari dan membatasi jumlah orang yang diperbolehkan berada di toko.

Di Belgia, dengan tingkat infeksi per kapita terburuk kedua di Eropa, rumah sakit sekarang harus menyediakan seperempat tempat tidur untuk pasien Covid-19.

“Kami tidak dapat melihat ujung terowongan hari ini,” Renaud Mazy, direktur pelaksana Klinik Universitas Saint-Luc di Brussels, mengatakan kepada radio La Premiere.

Baca Juga: Johnson & Johnson setop sementara uji coba klinis vaksin corona, ini penyebabnya

Di Australia, salah satu negara paling sukses dalam memerangi virus, muncul klaster baru corona di dua negara bagian terpadat. Kondisi ini mendorong New South Wales untuk menunda pelonggaran beberapa pembatasan.

Dan pembatasan baru telah diberlakukan di Malaysia, di mana Istana Kerajaan menunda semua pertemuan selama dua minggu.

Selanjutnya: Banyak negara beralih ke tes antigen cepat untuk Covid-19, apa itu?




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×