kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Mimpi buruk Eropa: Kasus harian corona lampaui AS, jam malam diberlakukan


Kamis, 15 Oktober 2020 / 04:31 WIB
Mimpi buruk Eropa: Kasus harian corona lampaui AS, jam malam diberlakukan
ILUSTRASI. Virus corona mengguncang Eropa. Prancis memberlakukan jam malam, sementara negara Eropa lainnya menutup sekolah. REUTERS/Benoit Tessier


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Di Spanyol, pihak berwenang di Catalonia memerintahkan bar dan restoran tutup selama 15 hari dan membatasi jumlah orang yang diperbolehkan berada di toko.

Di Belgia, dengan tingkat infeksi per kapita terburuk kedua di Eropa, rumah sakit sekarang harus menyediakan seperempat tempat tidur untuk pasien Covid-19.

“Kami tidak dapat melihat ujung terowongan hari ini,” Renaud Mazy, direktur pelaksana Klinik Universitas Saint-Luc di Brussels, mengatakan kepada radio La Premiere.

Baca Juga: Johnson & Johnson setop sementara uji coba klinis vaksin corona, ini penyebabnya

Di Australia, salah satu negara paling sukses dalam memerangi virus, muncul klaster baru corona di dua negara bagian terpadat. Kondisi ini mendorong New South Wales untuk menunda pelonggaran beberapa pembatasan.

Dan pembatasan baru telah diberlakukan di Malaysia, di mana Istana Kerajaan menunda semua pertemuan selama dua minggu.

Selanjutnya: Banyak negara beralih ke tes antigen cepat untuk Covid-19, apa itu?




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×