kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Netflix Gunakan GenAI untuk Efek Visual di Serial Argentina El Eternauta


Jumat, 18 Juli 2025 / 06:40 WIB
Netflix Gunakan GenAI untuk Efek Visual di Serial Argentina El Eternauta
ILUSTRASI. Netflix mengungkapkan telah menggunakan teknologi generative AI (GenAI) untuk menciptakan efek visual dalam salah satu serial orisinal terbarunya, menandai pertama kalinya teknologi ini muncul dalam tayangan final platform tersebut REUTERS/Dado Ruvic


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - LOS ANGELES. Netflix mengungkapkan telah menggunakan teknologi generative AI (GenAI) untuk menciptakan efek visual dalam salah satu serial orisinal terbarunya, menandai pertama kalinya teknologi ini muncul dalam tayangan final platform tersebut.

Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, menyebut AI sebagai “peluang luar biasa untuk membantu kreator membuat film dan serial menjadi lebih baik—bukan hanya lebih murah.”

Baca Juga: Squid Game Dongkrak Kinerja Netflix, Proyeksi Pendapatan Tahun Ini Naik

Contoh penerapan GenAI terjadi dalam serial fiksi ilmiah Argentina El Eternauta, di mana tim produksi ingin menampilkan adegan runtuhnya sebuah gedung di Buenos Aires. Efek tersebut terlalu mahal jika dibuat dengan metode VFX tradisional.

Netflix pun menggandeng Eyeline Studios, unit inovasi internal, untuk menyelesaikan adegan tersebut menggunakan AI.

“Hasilnya, prosesnya selesai 10 kali lebih cepat dan dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan metode konvensional,” ujar Sarandos dalam panggilan investor kuartal II Netflix.

Adegan ini disebut sebagai cuplikan GenAI pertama yang digunakan secara final dalam serial atau film orisinal Netflix.

Isu penggunaan AI menjadi sorotan di Hollywood sejak aksi mogok buruh 2023, yang berujung pada regulasi baru untuk mengatur pemanfaatan teknologi tersebut.

Kekhawatiran utama datang dari potensi AI menggantikan pekerjaan manusia di industri kreatif.

Baca Juga: 3 Drakor dan 1 Film Korea Terbaru di Netflix Juli 2025, Simak Sinopsisnya

Co-CEO lainnya, Greg Peters, mengatakan Netflix juga menjajaki pemanfaatan GenAI untuk meningkatkan pengalaman pengguna, seperti fitur pencarian dengan suara berbasis konteks.

“Bayangkan mengatakan, ‘Saya ingin nonton film psikologis gelap dari tahun 1980-an,’ dan langsung mendapat hasilnya. Itu belum pernah bisa kami lakukan sebelumnya,” kata Peters.

Di sisi bisnis, GenAI juga dilihat sebagai peluang dalam bidang periklanan, membantu brand menciptakan konten menarik secara efisien.

“Kami percaya teknik generatif bisa menurunkan hambatan secara bertahap dan memungkinkan kami menjangkau lebih banyak ruang iklan,” ujarnya.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×