kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

Ngebut, Rusia produksi dua vaksin corona pada September dan Oktober


Rabu, 29 Juli 2020 / 23:55 WIB


Sumber: The Moscow Times,The Moscow Times | Editor: S.S. Kurniawan

Rusia, yang memiliki kasus virus corona terbesar keempat di dunia, berharap menjadi negara pertama yang memproduksi vaksin Covid-19. Hingga Rabu (29/7), Rusia melaporkan lebih dari 828.000 kasus virus corona dan 13.600 kematian.

Hanya, para ilmuwan di Barat telah menyuarakan keprihatinan tentang kecepatan pengembangan vaksin virus corona di Rusia, menunjukkan para peneliti mungkin mengambil jalan pintas setelah mendapat tekanan dari pihak berwenang.

Putin pada Rabu (29/7) mengatakan, penting untuk mencapai produk jadi dengan "cara yang hati-hati dan seimbang". "Seseorang harus benar-benar yakin dengan vaksin (virus corona)," tegasnya seperti The Moscow Times lansir.

Baca Juga: Uji coba vaksin corona buatan China di Brasil masuki tahap akhir

Kirill Dmitriev, CEO Russian Direct Investment Fund (RDIF), yang membiayai uji coba vaksin virus corona buatan Gamaleya, berharap, Rusia menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin Covid-19.

"Ini momen Sputnik," katanya kepada CNN seperti dilansir The Moscow Times, merujuk pada peluncuran satelit ruang angkasa pertama di dunia oleh Rusia pada 1957 silam. "Rusia akan sampai di sana lebih dulu," imbuh dia.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×