kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.886   10,00   0,06%
  • IDX 6.365   97,26   1,55%
  • KOMPAS100 834   12,12   1,47%
  • LQ45 633   6,95   1,11%
  • ISSI 220   3,35   1,55%
  • IDX30 354   2,22   0,63%
  • IDXHIDIV20 428   -0,17   -0,04%
  • IDX80 95   1,36   1,45%
  • IDXV30 118   0,12   0,10%
  • IDXQ30 112   0,23   0,21%

Nike dan Under Armour tutup semua toko di Amerika Utara dan Eropa Barat


Senin, 16 Maret 2020 / 12:26 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi gerai Nike


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Sebelumnya, Pengecer pakaian Lands End Inc dan Columbia Sportswear Co juga mengatakan pada Minggu (15/3) akan menutup sementara semua toko mereka di Amerika Serikat dan Amerika Utara masing-masing.

Gap Inc untuk sementara mengurangi jam toko untuk semua lokasi di AS dan Kanada, dan menutup lebih dari 100 toko lainnya, kata Chief Executive Sonia Syngal yang masuk dalam sebuah pesan yang diposting di situs web perusahaan. 

Pengecer pakaian Urban Outfitters Inc, yang memiliki merek termasuk Anthropologie dan Free People, mengatakan pada hari Sabtu (14/3), bakal menutup toko-tokonya di seluruh dunia hingga setidaknya 28 Maret.

Baca Juga: Kantor pusat Nike Eropa di Belanda tutup akibat wabah virus corona

Pekan lalu, pengecer termasuk Macy's Inc dan Saks Fifth Avenue sudah mengirim pemberitahuan kepada pembeli mengatakan mereka terbuka untuk bisnis, dalam upaya untuk membendung kerugian karena penurunan lalu lintas toko.

Awal bulan ini, Nike sementara waktu menutup kantor pusatnya di Eropa di Belanda setelah seorang karyawan terinfeksi virus corona.




TERBARU

[X]
×