Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Indeks saham Jepang Nikkei melonjak menembus level 58.000 untuk pertama kalinya pada Kamis (12/2/2026), memperpanjang reli tajam sejak Perdana Menteri Sanae Takaichi meraih kemenangan telak dalam pemilu dengan kampanye peningkatan stimulus ekonomi.
Melansir Reuters, indeks acuan Nikkei 225 naik 0,4% ke level 57.874,61 setelah sempat menyentuh 58.015,08 pada perdagangan pagi, seiring pasar kembali dibuka usai libur nasional. Sepanjang 2026, Nikkei telah melonjak sekitar 15%.
Indeks yang lebih luas, Topix, naik 0,8% ke 3.884,16.
Baca Juga: Harga Emas Turun US$5.058,64 dan Perak Merosot ke US$82,87 pada Kamis (12/2) Pagi
Musim laporan keuangan tengah berlangsung di ekonomi terbesar keempat dunia tersebut.
Pasar domestik terdorong oleh ekspektasi bahwa kemenangan telak Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin Takaichi dalam pemilu nasional akhir pekan lalu akan memuluskan langkah pemerintah dalam mendorong belanja dan kebijakan pemotongan pajak.
Sejak Takaichi mulai naik daun hingga menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang pada Oktober, fenomena yang dijuluki “Takaichi trade” telah mendorong saham-saham domestik ke rekor tertinggi secara beruntun, sekaligus menekan harga obligasi pemerintah dan nilai tukar yen.
“Setelah hasil kinerja yang kuat dan kemenangan besar LDP di bawah pemerintahan Takaichi, pasar berada dalam tren kenaikan signifikan,” ujar Wataru Akiyama, analis Nomura Securities.
“Namun, tanda-tanda overheating mulai menguat, sehingga aksi ambil untung bisa muncul ke depan,” tambahnya.
Baca Juga: WhatsApp Sebut Rusia Coba Blokir Total Layanan, Ada Apa?
Dari sisi emiten, saham Honda Motor anjlok 3% setelah produsen otomotif itu melaporkan penurunan laba kuartal ketiga sebesar 61% pada Selasa malam.
Investor juga menantikan laporan kinerja SoftBank Group yang dijadwalkan setelah penutupan pasar Kamis, terutama terkait rencana pendanaan investasi besar perusahaan di bidang kecerdasan buatan (AI).
Di indeks Nikkei, terdapat 148 saham yang menguat berbanding 74 yang melemah. Saham dengan kenaikan terbesar adalah produsen kosmetik Shiseido yang melonjak 14%, diikuti Mitsui Kinzoku pemasok utama sektor AI yang naik 11%.
Sementara itu, Sharp menjadi saham dengan penurunan terdalam setelah merosot 11%, disusul perusahaan jasa konsultasi Baycurrent yang turun 8,6%.













