Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.175
  • EMAS709.000 -0,56%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Norwegia pertimbangkan cabut investasi dana abadi US$ 37 miliar di sektor migas

Jumat, 08 Maret 2019 / 16:27 WIB

Norwegia pertimbangkan cabut investasi dana abadi US$ 37 miliar di sektor migas
ILUSTRASI. Harga minyak

KONTAN.CO.ID - OSLO. Pemerintah Norwegia akan mengumumkan keputusannya terkait dana abadi negaranya dalam investsai di industri minyak dan gas. Pemerintah menyebut keputusan akan mempertimbangkan sisi ekonomi, bukannya isu lingkungan yang sering menjadi tuntutan dari para aktivis lingkungan.

Dilansir dari AFP, bila terealisasi maka divestasi severeign fund Norwegia ini akan menjadi pukulan besar bagi industri bahan bakar fosil.


Bank sentral Norwegia yang bertugas mengelola dana raksasa yang mayoritas merupakan dana jaminan pensiunan negeri tersebut menyerukan divestasi saham minyak untuk mengurangi eksposur negara Norwegia terhadap sektor minyak.

"Saran ini didasarkan secara pada argumen keuangan dan analisis dari total eksposur minyak dan gas pemerintah," kata Wakil Gubernur bank sentral Norwegia Egil Matsen.

Ia menambahkan langkah ini tidak mencerminkan pandangan khusus tentang pergerakan harga minyak dan gas di masa depan atau profitabilitas dan keberlanjutan sektor minyak dan gas. 

Di Norwegia, sektor minyak dan gas mewakili hampir setengah dari ekspor dan 20% dari pendapatan negara.

Sementara semuda dividen dari perusahaan minyak dan gas milik negara ditempatkan di dana kekayaan negara, yang kemudian dipakai oleh Oslo untuk menyeimbangkan anggarannya.

Untuk membatasi eksposur negara dalam hal penurunan harga minyak secara tajam seperti terjadi pada tahun 2014, idenya adalah untuk tidak lagi membiarkan dana untuk berinvestasi dalam stok minyak dan menjual kepemilikan yang ada.

Pada akhir 2018, sovereign fund Norwegia memiliki kepemilikan saham senilai sekitar US$ 37 miliar di sejumlah perusahaan minyak, dengan saham yang signifikan berada di Shell, BP, Total dan ExxonMobil.


Sumber : AFP
Editor: Tendi
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.1287 || diagnostic_web = 0.4175

Close [X]
×