kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Novo Nordisk Tolak Pemangkasan Harga Obat


Senin, 31 Mei 2010 / 15:10 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, Reuters | Editor: Uji Agung Santosa

Produsen insulin terbesar dunia asal Denmark, Novo Nordisk, dengan tegas menolak kebijakan pemerintah Yunani untuk memangkas harga produk mereka hingga 25%. Seiring rencana pemerintahan negara Eropa untuk memangkas anggaran mereka, harga obat-obatan menjadi salah satu yang dituju. Kebijakan pemerintah Yunani yang memerintahkan perusahaan farmasi memangkas harga produk obat-obatan dengan tegas ditolak produsen insulin terbesar di dunia, Novo Nordisk.

Juru bicara Novo Nordisk Mike Rulis dalam email menyebutkan, pemangkasan harga 25% jelas tidak menguntungkan secara bisnis. "Dan ini yang kami katakan kepada pemerintah Yunani," jelas Rulis.

Menurut Rulis lagi, pemangkasan harga 25% itu membuat harga obat-obatan di Yunani menjadi lebih rendah dibandingkan harga obat-obatan di negara Eropa lainnya.

"Aksi Yunani ini bisa memicu negara lain menerapkan kebijakan serupa. Dan ini bisa berdampak serius ke keuangan perusahaan," tandas Rulis.




TERBARU

[X]
×