kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Novo Nordisk Tolak Pemangkasan Harga Obat


Senin, 31 Mei 2010 / 15:10 WIB


Reporter: Agung Ardyatmo, Reuters | Editor: Uji Agung Santosa

Produsen insulin terbesar dunia asal Denmark, Novo Nordisk, dengan tegas menolak kebijakan pemerintah Yunani untuk memangkas harga produk mereka hingga 25%. Seiring rencana pemerintahan negara Eropa untuk memangkas anggaran mereka, harga obat-obatan menjadi salah satu yang dituju. Kebijakan pemerintah Yunani yang memerintahkan perusahaan farmasi memangkas harga produk obat-obatan dengan tegas ditolak produsen insulin terbesar di dunia, Novo Nordisk.

Juru bicara Novo Nordisk Mike Rulis dalam email menyebutkan, pemangkasan harga 25% jelas tidak menguntungkan secara bisnis. "Dan ini yang kami katakan kepada pemerintah Yunani," jelas Rulis.

Menurut Rulis lagi, pemangkasan harga 25% itu membuat harga obat-obatan di Yunani menjadi lebih rendah dibandingkan harga obat-obatan di negara Eropa lainnya.

"Aksi Yunani ini bisa memicu negara lain menerapkan kebijakan serupa. Dan ini bisa berdampak serius ke keuangan perusahaan," tandas Rulis.




TERBARU

[X]
×