kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Obama tuding Trump sebagai gejala dan percepatan informasi yang salah


Jumat, 16 Oktober 2020 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. Barack Obama menyapa Donald Trump di acara pelantikan Trump sebagai presiden AS di Washington DC, AS, 20 Januari 2017.


Sumber: CBSNews | Editor: Noverius Laoli

Menurut Obama, dengan berkembangnya media sosial, maka tidak ada lagi pembatas yang menyaring informasi yang benar dan salah. Dan ini merupakan salah satu tantangan terbesar Amerika. Sebab ini bukan lagi masalah kaum progresif versus sayap kanan.

"Ini benar-benar masalah masyarakat Amerika yang sebenarnya. Bagaimana cara kita membangun kembali beberapa dasar kebenaran," tutur Obama.

Terkait hal itu, Obama mengaku tidak punya jawaban cepat.  Tetapi menurutnya, hal itu akan menjadi tantangan besar bagi semua. "Dan saya prihatin tentang itu," sambungnya.

Baca Juga: Jika Biden menang dalam pemilu, hubungan AS-China akan diatur ulang

Sejauh ini, perusahaan media sosial di AS telah  menerapkan kebijakan baru tahun ini. Perusahaan media sosial ini mencoba mencegah penyebaran informasi yang salah di platform mereka.

Trump telah lama dikritik karena menggunakan media sosial untuk membagikan informasi yang salah dan konten yang mereka bagikan harus tunduk pada kebijakan baru pengelola media sosial ini.

Selanjutnya: Barang bersejarah Barack Obama masuk pasar lelang, dibanderol hingga US$ 200.000




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×