kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.969   56,00   0,31%
  • IDX 5.669   26,20   0,46%
  • KOMPAS100 732   4,13   0,57%
  • LQ45 557   3,79   0,69%
  • ISSI 197   0,36   0,19%
  • IDX30 316   1,45   0,46%
  • IDXHIDIV20 390   0,52   0,13%
  • IDX80 83   0,39   0,47%
  • IDXV30 106   -0,47   -0,44%
  • IDXQ30 102   0,35   0,34%

OPEC melihat potensi penurunan permintaan minyak pada paruh pertama 2021


Senin, 04 Januari 2021 / 09:24 WIB
ILUSTRASI. OPEC melihat potensi penurunan permintaan minyak pada paruh pertama 2021


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Barkindo mengatakan OPEC sekarang memperkirakan permintaan minyak global akan banyak datang dari negara-negara berkembang. Jumlah permintaan pun bisa naik menjadi 95,9 juta barel per hari pada 2021.

"Pembatasan aktivitas sosial dan ekonomi masih berlaku di sejumlah negara, dan kekhawatiran munculnya jenis virus baru yang darurat," tambah Barkindo.

OPEC pada Desember lalu sempat memperkirakan adanya kenaikan produksi minyak hingga 6,25 juta barel per hari pada 2021 karena dampak pandemi virus corona yang masih tersisa. Namun jumlah tersebut masih lebih rendah dari tahun sebelumnya.

Harga minyak Brent di tahun 2020 ditutup di atas US$ 50 per barel, turun lebih dari seperlima dari tahun sebelumnya, namun naik dua kali lipat dari nilai terendah pada April 2020.

Kenaikan sejak April disebut merupakan dampak dari produsen memangkas produksi dan karena Amerika Serikat dan Uni Eropa menyetujui triliunan paket stimulus.

Selanjutnya: Ini penyebab produksi minyak Rusia turun untuk pertama kalinya sejak 2008




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×