kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Owner Louis Vuitton pastikan tidak akan jual produknya di Amazon, ini alasannya


Kamis, 30 Januari 2020 / 09:49 WIB
ILUSTRASI. Chairman sekaligus CEO LVMH Bernard Arnault. REUTERS/Stephane Mahe


Sumber: Yahoo Finance | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Barang palsu memang memiliki sejarah yang terkait dengan terorisme internasional. Beberapa label di bawah payung LVMH adalah sejumlah barang yang paling sering disalin secara ilegal.

Sebelum merek-merek mewah menganggap serius e-commerce dan membuat situs mereka sendiri, para pemalsu menggunakan Amazon untuk menjual barang palsu dengan merek mereka. Itu sebabnya, sejumlah merek mewah masih berjuang untuk menjauhkan diri dari e-commerce.

Baca Juga: Louis Vuitton bakal buka cafe di Osaka

LVMH merupakan salah satu merek yang masuk kelompok barang mewah terbesar di dunia. Estimasi kekayaan bersih Arnault menjadikannya orang terkaya di dunia — posisi yang sering dipegang oleh Jeff Bezos dari Amazon.

Pada saat publikasi, kekayaan bersih Arnault mencapai US$ 107,5 miliar,  sementara Bezos memiliki kekayaan US$ 115,9 miliar.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×