CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Owner Louis Vuitton pastikan tidak akan jual produknya di Amazon, ini alasannya


Kamis, 30 Januari 2020 / 09:49 WIB
ILUSTRASI. Chairman sekaligus CEO LVMH Bernard Arnault. REUTERS/Stephane Mahe


Sumber: Yahoo Finance | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Barang palsu memang memiliki sejarah yang terkait dengan terorisme internasional. Beberapa label di bawah payung LVMH adalah sejumlah barang yang paling sering disalin secara ilegal.

Sebelum merek-merek mewah menganggap serius e-commerce dan membuat situs mereka sendiri, para pemalsu menggunakan Amazon untuk menjual barang palsu dengan merek mereka. Itu sebabnya, sejumlah merek mewah masih berjuang untuk menjauhkan diri dari e-commerce.

Baca Juga: Louis Vuitton bakal buka cafe di Osaka

LVMH merupakan salah satu merek yang masuk kelompok barang mewah terbesar di dunia. Estimasi kekayaan bersih Arnault menjadikannya orang terkaya di dunia — posisi yang sering dipegang oleh Jeff Bezos dari Amazon.

Pada saat publikasi, kekayaan bersih Arnault mencapai US$ 107,5 miliar,  sementara Bezos memiliki kekayaan US$ 115,9 miliar.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×