kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.094   -54,00   -0,31%
  • IDX 7.166   194,86   2,80%
  • KOMPAS100 989   31,36   3,27%
  • LQ45 723   21,61   3,08%
  • ISSI 256   6,00   2,41%
  • IDX30 394   12,15   3,18%
  • IDXHIDIV20 483   10,98   2,33%
  • IDX80 111   3,37   3,12%
  • IDXV30 132   2,04   1,56%
  • IDXQ30 128   3,49   2,81%

Owner Louis Vuitton pastikan tidak akan jual produknya di Amazon, ini alasannya


Kamis, 30 Januari 2020 / 09:49 WIB
ILUSTRASI. Chairman sekaligus CEO LVMH Bernard Arnault. REUTERS/Stephane Mahe


Sumber: Yahoo Finance | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Barang palsu memang memiliki sejarah yang terkait dengan terorisme internasional. Beberapa label di bawah payung LVMH adalah sejumlah barang yang paling sering disalin secara ilegal.

Sebelum merek-merek mewah menganggap serius e-commerce dan membuat situs mereka sendiri, para pemalsu menggunakan Amazon untuk menjual barang palsu dengan merek mereka. Itu sebabnya, sejumlah merek mewah masih berjuang untuk menjauhkan diri dari e-commerce.

Baca Juga: Louis Vuitton bakal buka cafe di Osaka

LVMH merupakan salah satu merek yang masuk kelompok barang mewah terbesar di dunia. Estimasi kekayaan bersih Arnault menjadikannya orang terkaya di dunia — posisi yang sering dipegang oleh Jeff Bezos dari Amazon.

Pada saat publikasi, kekayaan bersih Arnault mencapai US$ 107,5 miliar,  sementara Bezos memiliki kekayaan US$ 115,9 miliar.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×