kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Pakistan Jadi Mediator AS-Iran, Upayakan Stabilitas Pasokan Energi Global


Sabtu, 28 Maret 2026 / 21:36 WIB
Pakistan Jadi Mediator AS-Iran, Upayakan Stabilitas Pasokan Energi Global
ILUSTRASI. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui akun instagramnya menyatakan, pemerintahnya berupaya melindungi masyarakat dari kenaikan harga minyak global yang melonjak, sekaligus mengintensifkan upaya diplomatik untuk membantu mengakhiri perang. Ia mengatakan Pakistan sedang mengupayakan mediasi untuk menyelamatkan kawasan dan negara-negara Islam dari konflik yang menghancurkan tersebut. (@shehbazsharif/IG)


Sumber: Reuters | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - ISLAMABAD – Pakistan resmi menjadi tuan rumah bagi diplomat senior dari Arab Saudi, Turki, dan Mesir mulai Minggu (29/03).

Pertemuan tingkat tinggi ini menempatkan Islamabad sebagai episentrum negosiasi potensial antara Amerika Serikat (AS) dan Iran guna menyudahi konflik yang telah berkecamuk selama satu bulan terakhir.

Baca Juga: Nusron Mengklaim Negara Timur Tengah Dukung Prabowo Jadi Mediator AS-Iran

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif melalui akun instagramnya menyatakan, pemerintahnya berupaya melindungi masyarakat dari kenaikan harga minyak global yang melonjak, sekaligus mengintensifkan upaya diplomatik untuk membantu mengakhiri perang.

Ia mengatakan Pakistan sedang mengupayakan mediasi untuk menyelamatkan kawasan dan negara-negara Islam dari konflik yang menghancurkan tersebut.

Malaysia Dukung Pakistan Jadi Penengah AS–Iran! Jangan Cuma Gencatan Senjata, Tapi Akhiri Konflik

Sementara, Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam pernyataan resminya pada Sabtu (28/03) menegaskan bahwa menteri luar negeri dari keempat negara tersebut akan melakukan diskusi mendalam mengenai berbagai isu krusial. Agenda utama fokus pada upaya deeskalasi atau meredakan ketegangan di kawasan yang kian memanas.

Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan membangun mekanisme konkret untuk meredam konflik. "Kami akan membedah ke arah mana negosiasi perang ini bermuara, bagaimana keempat negara menilai situasi terkini, serta langkah nyata apa yang bisa diambil," tegas Fidan kepada penyiar A Haber, Jumat malam.

Baca Juga: Menlu: Indonesia Hubungi AS dan Iran, Siap Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

Keempat negara tersebut kini berada di garda terdepan dalam memediasi Washington dan Teheran sejak perang meletus pada 28 Februari 2026 lalu. Posisi mereka sangat krusial mengingat kerentanan terhadap gangguan pasokan energi dan ancaman pada rute perdagangan global.

Pakistan telah menyampaikan proposal 15 poin dari AS kepada Teheran guna mengakhiri peperangan. Islamabad juga menawarkan diri sebagai lokasi perundingan, di mana pihak Iran memberikan sinyal bahwa negosiasi dapat dilangsungkan di Pakistan atau Turki.

Meskipun Presiden AS Donald Trump mengklaim proses pembicaraan dengan Iran berjalan "sangat baik," pihak Teheran masih secara terbuka membantah adanya dialog langsung dengan Washington.

Tonton: Rusia–Iran Bahas Jalur Damai, Bayang-Bayang Dukungan Militer Kian Menguat

Saat ini, Iran tengah meninjau 15 poin proposal AS tersebut, meski sejumlah pejabat di Teheran menganggapnya "sepihak dan tidak adil." Poin-poin dalam proposal tersebut mencakup tuntutan besar, mulai dari pembongkaran program nuklir Iran, pembatasan pengembangan rudal, hingga penyerahan kontrol efektif atas Selat Hormuz.

Dalam konferensi di Istanbul, Sabtu, Menlu Fidan menekankan bahwa sistem "polisentris" dunia saat ini menuntut solusi segera untuk melindungi rute energi dan perdagangan vital. Dialog tingkat tinggi ini diharapkan mampu merumuskan "langkah aksi" yang cepat untuk menghentikan perang sebelum kerusakan lebih luas menghantam ekonomi global.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×