kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.002   11,00   0,06%
  • IDX 7.070   -26,66   -0,38%
  • KOMPAS100 975   -1,84   -0,19%
  • LQ45 716   -2,47   -0,34%
  • ISSI 251   1,56   0,62%
  • IDX30 388   -2,76   -0,71%
  • IDXHIDIV20 489   -0,14   -0,03%
  • IDX80 110   -0,02   -0,02%
  • IDXV30 136   1,28   0,96%
  • IDXQ30 127   -0,95   -0,74%

Pakistan Jadi Tuan Rumah: Mungkinkah AS-Iran Berdamai di Tengah Ancaman Perang?


Senin, 30 Maret 2026 / 07:00 WIB
Pakistan Jadi Tuan Rumah: Mungkinkah AS-Iran Berdamai di Tengah Ancaman Perang?
ILUSTRASI. Meskipun Pakistan menawarkan diri sebagai tuan rumah pembicaraan damai, ancaman perang antara Iran dan AS justru menguat. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pakistan mengatakan pada Minggu (29/3/2026) bahwa pihaknya tengah bersiap menjadi tuan rumah “pembicaraan yang bermakna” untuk mengakhiri konflik terkait Iran dalam beberapa hari ke depan, meskipun Teheran menyatakan siap merespons jika Amerika Serikat mengirim pasukan darat.

Reuters memberitakan, berbicara setelah pertemuan para menteri luar negeri kawasan, Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mengatakan bahwa mereka membahas berbagai kemungkinan untuk mengakhiri perang di kawasan tersebut secara cepat dan permanen, termasuk peluang perundingan AS-Iran di Islamabad.

“Pakistan akan merasa terhormat untuk menjadi tuan rumah dan memfasilitasi pembicaraan yang bermakna antara kedua pihak dalam beberapa hari ke depan, demi penyelesaian menyeluruh dan berkelanjutan atas konflik yang sedang berlangsung,” kata Dar.

Namun, belum jelas apakah AS dan Iran telah sepakat untuk menghadiri pertemuan tersebut. Departemen Luar Negeri AS dan Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait kemungkinan pembicaraan di Pakistan.

Upaya Pakistan ini diperumit oleh posisi maksimalis yang disampaikan Amerika Serikat, Israel, dan Iran mengenai syarat-syarat yang dibutuhkan untuk mengakhiri konflik.

Ketua parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf sebelumnya menuduh AS mengirim pesan mengenai kemungkinan negosiasi, namun pada saat yang sama merencanakan pengiriman pasukan. Ia menambahkan bahwa Teheran siap merespons jika tentara AS dikerahkan.

Baca Juga: China Protes AS! Minta Washington Setop Campuri Urusan Hong Kong, Apa yang Terjadi?

“Selama Amerika menginginkan penyerahan Iran, jawaban kami adalah kami tidak akan pernah menerima penghinaan,” katanya dalam pesan dari rakyat Iran.

Kekuatan regional usulkan rencana pembukaan kembali Selat Hormuz

Sumber yang mengetahui pembahasan tersebut mengatakan diskusi awal antara Pakistan, Arab Saudi, Turki, dan Mesir berfokus pada proposal untuk membuka kembali Selat Hormuz bagi pelayaran.

Blokade efektif Iran terhadap pengiriman minyak dan gas melalui selat tersebut sejak AS dan Israel mulai menyerang Iran pada 28 Februari telah menyebarkan dampak ekonomi ke seluruh dunia.

Memasuki bulan kedua, konflik tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Militer Israel mengatakan telah meluncurkan lebih dari 140 serangan udara ke Iran bagian tengah dan barat, termasuk Teheran, dalam 24 jam hingga Minggu malam. Serangan itu menargetkan lokasi peluncuran rudal balistik dan fasilitas penyimpanan, serta target lainnya.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan menghantam Bandara Mehrabad dan sebuah pabrik petrokimia di kota Tabriz di utara Iran.

Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan operasi militer Israel yang semakin meluas di Lebanon selatan menyebabkan tewasnya seorang petugas kesehatan, setelah sebelumnya 51 petugas kesehatan telah terbunuh.

Baca Juga: Tokoh Oposisi Reza Pahlavi: Jangan Buat Kesepakatan dengan Pemimpin Iran Saat Ini

Israel menyatakan militan Hizbullah yang didukung Iran menggunakan fasilitas medis sebagai tempat berlindung, namun kelompok tersebut membantahnya.

Sebuah pabrik kimia di Israel selatan dekat kota Beer Sheva terkena rudal atau puing rudal saat Israel menangkis beberapa gelombang serangan dari Iran, sehingga memicu peringatan resmi kepada publik untuk menjauh karena adanya “bahan berbahaya”.

Rudal lain menghantam area terbuka dekat rumah-rumah di Beer Sheva, yang berada dekat beberapa pangkalan militer, dan melukai 11 orang.

Perang ini telah menewaskan ribuan orang dan berdampak ke berbagai negara di Timur Tengah. Pabrik aluminium besar di Bahrain dan Uni Emirat Arab dilaporkan rusak akibat serangan udara selama akhir pekan.

UEA menuntut kompensasi dari Iran atas serangan terhadap warga sipil dan fasilitas vital, serta jaminan agar serangan tidak terulang, kata seorang penasihat presiden.

Kelompok Houthi di Yaman yang bersekutu dengan Iran bergabung dalam konflik pada Sabtu dengan meluncurkan serangan pertamanya ke Israel. Hal ini meningkatkan kemungkinan mereka dapat menargetkan dan memblokir jalur pelayaran penting kedua, yakni Selat Bab el-Mandeb.

Otoritas Israel pada Minggu mengatakan mereka telah mencegat dua drone yang diluncurkan dari Yaman.

Marinir AS mulai tiba di Timur Tengah

Washington telah mengirim ribuan marinir ke Timur Tengah. Militer AS menyatakan kontingen pertama dari dua gelombang pasukan tiba pada Jumat menggunakan kapal serbu amfibi.

The Washington Post mengutip pejabat AS yang mengatakan Pentagon sedang mempersiapkan operasi darat di Iran selama beberapa pekan, namun belum jelas apakah Presiden Donald Trump akan menyetujui rencana tersebut.

Reuters melaporkan bahwa Pentagon telah mempertimbangkan opsi militer yang dapat mencakup pengerahan pasukan darat.

Tonton: Rusia–Iran Bahas Jalur Damai, Bayang-Bayang Dukungan Militer Kian Menguat

Trump menghadapi pilihan sulit antara mencari jalan keluar melalui negosiasi atau meningkatkan eskalasi militer yang berisiko memicu krisis berkepanjangan, yang kemungkinan akan semakin menekan tingkat persetujuan publik terhadapnya yang sudah rendah.

Washington mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya telah menawarkan rencana gencatan senjata 15 poin, termasuk proposal untuk membuka kembali Selat Hormuz dan membatasi program nuklir Iran. Namun, Teheran menolak usulan tersebut dan mengajukan alternatifnya sendiri.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×