Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga minyak mentah dunia turun untuk hari kedua berturut pada Rabu (15/4/2026) karena ekspektasi pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran dapat dilanjutkan.
Tambah lagi, pasokan minyak pada akhirnya akan dilepaskan dari wilayah penghasil minyak utama di Timur Tengah yang terperangkap penutupan Selat Hormuz.
Rabu (15/4/2026), harga minyak mentah Brent turun 16 sen atau 0,2% menjadi US$ 94,63 per barel pada pukul 06.35 GMT, setelah turun 4,6% pada sesi sebelumnya. Minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 70 sen atau 0,8% menjadi US$ 90,58. Kontrak minyak tersebut turun 7,9% pada sesi sebelumnya.
Perang tersebut sebagian besar telah menutup Selat Hormuz, jalur air utama untuk aliran minyak mentah dan produk olahan dari Teluk ke pembeli global, khususnya di Asia dan Eropa.
Baca Juga: Daftar Kapal Tanker Minyak yang Melintasi Selat Hormuz di Tengah Perang Iran
Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Teheran tentang mengakhiri perang dapat dilanjutkan minggu ini setelah berakhir pada akhir pekan tanpa kesepakatan apa pun.
Namun, AS juga telah memberlakukan blokade terhadap pengiriman barang yang meninggalkan pelabuhan Iran, yang menurut militer AS pada hari Rabu telah sepenuhnya menghentikan perdagangan masuk dan keluar negara itu melalui laut.
Meskipun gencatan senjata selama dua minggu, transit melalui selat tersebut tetap tidak pasti, dengan lalu lintas hanya sebagian kecil dari sekitar 130 kapal yang melewati jalur air tersebut sebelum perang, kata sumber pada hari Selasa.
"Lintasan harga minyak kemungkinan akan lebih bergantung pada momentum diplomatik daripada perkembangan di medan perang. Pasar semakin bereaksi terhadap berita utama seputar negosiasi daripada pengerahan pasukan," kata Priyanka Sachdeva, analis pasar senior di Phillip Nova seperti dikutip Reuters.
Kilang-kilang minyak tengah berupaya keras mencari pasokan minyak mentah alternatif, mendorong harga premium yang bersedia mereka bayarkan untuk minyak dari daerah-daerah seperti Pantai Teluk AS dan Laut Utara. Sebuah kargo WTI Midland untuk pengiriman ke Rotterdam diperdagangkan dengan harga premium rekor sebesar US$ 22,80 per barel di atas harga acuan Eropa pada hari Selasa.
Sebuah kapal perusak AS menghentikan dua kapal tanker minyak yang hendak meninggalkan Iran pada hari Selasa, kata seorang pejabat AS.
"Meskipun berita diplomatik menunjukkan kemungkinan dimulainya kembali pembicaraan AS-Iran dan bahkan pelonggaran sementara pembatasan transit, realitas fisik tetap terfragmentasi," kata Schork Group dalam sebuah catatan.
Baca Juga: Blokade AS ke Pelabuhan Iran Belum Hentikan Lalu Lintas di Selat Hormuz













