kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Pemegang Emas Swasta Terbesar Dunia Kini Jadi Pembeli Besar Utang AS


Selasa, 03 Februari 2026 / 06:36 WIB
Pemegang Emas Swasta Terbesar Dunia Kini Jadi Pembeli Besar Utang AS
ILUSTRASI. Tether kini pemegang emas swasta terbesar dan utang AS. Strategi ini ubah peta keuangan global. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: The Street | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Meningkatnya peran penerbit stablecoin sebagai pemegang besar utang pemerintah AS mulai mendapat perhatian serius dari pembuat kebijakan.

Riset dari Federal Reserve Bank of Kansas City memperingatkan bahwa meskipun stablecoin dapat meningkatkan permintaan terhadap Treasuries, hal itu juga berpotensi menarik dana keluar dari simpanan perbankan.

Berbeda dengan bank, penerbit stablecoin tidak dapat menyalurkan kredit langsung ke sektor riil, sehingga pergeseran dana besar-besaran ke “dolar digital” dikhawatirkan dapat menekan ketersediaan kredit dalam perekonomian.

Kerangka regulasi pun mulai mengakomodasi dinamika ini. Undang-undang baru di AS, termasuk GENIUS Act, secara efektif mengarahkan cadangan stablecoin ke Treasuries dan aset berbasis pemerintah lainnya, sekaligus memperkuat peran penerbit stablecoin sebagai pembeli swasta surat utang negara.

Tonton: Profil Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Dirut BEI Sementara

Untuk saat ini, skala stablecoin masih relatif kecil dibandingkan pasar Treasuries AS senilai sekitar US$ 26 triliun. Namun, dengan proyeksi bank-bank besar bahwa stablecoin bisa tumbuh hingga triliunan dolar dalam dekade mendatang, neraca Tether menjadi sinyal bahwa perusahaan berbasis kripto mulai menjadi bagian dari sumber pendanaan sistem keuangan global.

Selanjutnya: Kinerja MDKA 2026: Tambang Emas Pani Siap Jadi Motor Pendongkrak

Menarik Dibaca: Promo HokBen Ramadhan: Pilihan Berbuka Praktis Mulai Rp 44 Ribuan di Jabodetabek




TERBARU

[X]
×