kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

Pemegang Emas Swasta Terbesar Dunia Kini Jadi Pembeli Besar Utang AS


Selasa, 03 Februari 2026 / 06:36 WIB
Pemegang Emas Swasta Terbesar Dunia Kini Jadi Pembeli Besar Utang AS
ILUSTRASI. Tether kini pemegang emas swasta terbesar dan utang AS. Strategi ini ubah peta keuangan global. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: The Street | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Meningkatnya peran penerbit stablecoin sebagai pemegang besar utang pemerintah AS mulai mendapat perhatian serius dari pembuat kebijakan.

Riset dari Federal Reserve Bank of Kansas City memperingatkan bahwa meskipun stablecoin dapat meningkatkan permintaan terhadap Treasuries, hal itu juga berpotensi menarik dana keluar dari simpanan perbankan.

Berbeda dengan bank, penerbit stablecoin tidak dapat menyalurkan kredit langsung ke sektor riil, sehingga pergeseran dana besar-besaran ke “dolar digital” dikhawatirkan dapat menekan ketersediaan kredit dalam perekonomian.

Kerangka regulasi pun mulai mengakomodasi dinamika ini. Undang-undang baru di AS, termasuk GENIUS Act, secara efektif mengarahkan cadangan stablecoin ke Treasuries dan aset berbasis pemerintah lainnya, sekaligus memperkuat peran penerbit stablecoin sebagai pembeli swasta surat utang negara.

Tonton: Profil Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Dirut BEI Sementara

Untuk saat ini, skala stablecoin masih relatif kecil dibandingkan pasar Treasuries AS senilai sekitar US$ 26 triliun. Namun, dengan proyeksi bank-bank besar bahwa stablecoin bisa tumbuh hingga triliunan dolar dalam dekade mendatang, neraca Tether menjadi sinyal bahwa perusahaan berbasis kripto mulai menjadi bagian dari sumber pendanaan sistem keuangan global.

Selanjutnya: Kinerja MDKA 2026: Tambang Emas Pani Siap Jadi Motor Pendongkrak

Menarik Dibaca: Promo HokBen Ramadhan: Pilihan Berbuka Praktis Mulai Rp 44 Ribuan di Jabodetabek




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×